IHSG Perkasa, Rupiah Siang Ini Makin Tak Berdaya
Rabu, 30 Desember 2015 - 12:19 WIB
IHSG Perkasa, Rupiah Siang Ini Makin Tak Berdaya
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini semakin tidak berdaya di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini semakin melemah, berada pada posisi Rp13.805/USD. Posisi siang ini memburuk jika dibanding penutupan kemarin di level Rp13.698/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.805/USD, dengan kisaran harian Rp13.695-Rp13.820/USD. Posisi tersebut melemah dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.740/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.810/USD. Posisi itu negatif dari posisi sebelumnya di level Rp13.745/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.794/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.658/USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup positif, naik 20,88 poin atau 0,46% ke level 4.590,24. IHSG pagi tadi dibuka naik 5,28 poin atau 0,12% ke level 4.574,64.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor perkebunan, naik 2,79%. Sementara, yang melemah hanya sektor konsumer, turun 0,20%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,65 triliun dengan 1,77 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp9,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp488,97 miliar dan aksi beli Rp479,48 miliar. Tercatat 150 saham menguat, 92 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini semakin melemah, berada pada posisi Rp13.805/USD. Posisi siang ini memburuk jika dibanding penutupan kemarin di level Rp13.698/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.805/USD, dengan kisaran harian Rp13.695-Rp13.820/USD. Posisi tersebut melemah dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.740/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.810/USD. Posisi itu negatif dari posisi sebelumnya di level Rp13.745/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.794/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.658/USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup positif, naik 20,88 poin atau 0,46% ke level 4.590,24. IHSG pagi tadi dibuka naik 5,28 poin atau 0,12% ke level 4.574,64.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor perkebunan, naik 2,79%. Sementara, yang melemah hanya sektor konsumer, turun 0,20%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,65 triliun dengan 1,77 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp9,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp488,97 miliar dan aksi beli Rp479,48 miliar. Tercatat 150 saham menguat, 92 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO).
(izz)
Lihat Juga :