Harga Emas Antam Terkerek Naik Emas Global

Kamis, 07 Januari 2016 - 11:21 WIB
Harga Emas Antam Terkerek...
Harga Emas Antam Terkerek Naik Emas Global
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Kamis (7/1/2015) terkerek naik seiring melonjaknya harga emas global untuk menyentuh level tertinggi dalam sembilan pekan terakhir. Investor mata uang diyakini beralih ke logam mulia di tengah tren penurunan saham global terimbas kecemasan terpuruknya ekonomi China dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

Dilansir dari situs Logammulia pagi ini harga jual emas Antam mengalami kenaikan Rp1000 berada pada posisi Rp547.000/gram dari posisi sebelumnya Rp546.000/gram. Sementara harga buyback emas Antam naik Rp5000/gram menjadi Rp486000/gram dari sebelumnya Rp481000/gram

Adapun, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.050.000, dengan harga per gram Rp527.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.563.000 dengan harga Rp521.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.072.000 dengan harga per gram Rp518.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.590.000 dengan harga per gram Rp518.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.130.000, dengan harga per gram Rp513.000.

Harga emas 25 gram Rp12.750.000 dengan harga per gram Rp510.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.450.000, dengan harga per gram Rp509.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp50.850.000, dengan harga per gram Rp508.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp127.000.000, dengan harga per gram Rp508.000 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp253.800.000, dengan harga per gram Rp507.600.

Dilansir Reuters, harga emas dunia di pasar spot naik di atas USD1.100 per ons untuk pertama kalinya dalam sembilan pekan terakhir. Tercatat emas di pasar spot berada pada posisi USD1.102,80 per ons dengan kenaikan 0,4% dari sebelumnya di level USD1.098,20.

"Emas terus meningkat di tengan pemulihan mayoritas saham. Meningkatnya kerugian ekuitas dan devaluasi Yuan yang mengejutkan memberikan efek positif ke harga emas global," ucap bank ANZ.

Emas, sering dianggap sebagai investasi alternatif selama masa ketidakpastian geopolitik dan keuangan, serta dimanfaatkan untuk menghindari risiko sentimen di pasar dengan menurutnya berbagai mata uang utama seperti yen Jepang dan USD.

"Emas jelas membangun kembali perannya sebagai perlindungan yang aman. Selama pasar saham global terutama di China makin tidak tertentu, emas cenderung lebih menarik dan memberikan tawaran yang baik," jelas analis HSBC, James Steel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved