Dorong Kesepakatan Harga Uap, Pertamina Beri PLN Tenggat Waktu

Kamis, 07 Januari 2016 - 15:55 WIB
Dorong Kesepakatan Harga...
Dorong Kesepakatan Harga Uap, Pertamina Beri PLN Tenggat Waktu
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) meminta PT PLN (Persero) untuk dapat segera memutuskan terkait perpanjangan kesepakatan interim harga uap yang dialirkan ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang 1,2, dan 3. Demi mendukung keberlanjutan pengembangan panas bumi di Indonesia, Pertamina memberikan tenggat waktu.

(Baca Juga: 25 Tahun Kerja Sama, PLN Sebut Layak Dapat Harga Uap Murah)

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan hal tersebut telah disampaikan Pertamina kepada PLN dalam surat tertanggal 31 Desember 2015. Menurut dia, Pertamina saat ini tetap memasok uap untuk PLTP Kamojang 1,2, dan 3 dengan mengacu pada harga kesepakatan interim, yaitu USD0,062 per kWh.

"Apabila hingga 1 Februari 2016 PLN tidak memberikan sanggahan, maka Pertamina dapat menilai PLN menyetujui akan inisiatif tersebut dan Pertamina akan terus memasok uap untuk ketiga PLTP yang berkapasitas total 140 MW," katanya seperti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Sementara itu sebelumnya PLN tetap bersikeras Pertamina selaku penyedia uap panas bumi memberikan penawaran harga uap yang tinggi untuk jangka waktu 5 tahun. "Kalau harga uap yang ditawarkan wajar, kami mungkin akan beli. Namun yang membuat kami bingung, kenapa tiba-tiba Pertamina menawarkan harga mahal hanya untuk jangka waktu lima tahun," jelas Manajer Senior PLN Agung Murdifi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Luncurkan...
Pertamina Luncurkan Kompetisi Sobat Bumi
Pertamina Tandatangani...
Pertamina Tandatangani Penjualan Gas Bumi Sebesar 318 BBTUD
Potensi Geothermal Terbesar...
Potensi Geothermal Terbesar Kedua di Dunia, Pertamina Siap Gandeng Mitra Global dalam AIPF
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Holding Geothermal Rampung...
Holding Geothermal Rampung 2021, Bos Geo Dipa Sebut Masih Ada Pembahasan Opsi
Meneropong Tantangan...
Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
26 menit yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
1 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
1 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
2 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved