Soal UU Potong Ternak Sehat, Pemerintah Minim Sosialisasi

Sabtu, 09 Januari 2016 - 21:48 WIB
Soal UU Potong Ternak...
Soal UU Potong Ternak Sehat, Pemerintah Minim Sosialisasi
A A A
JAKARTA - Ketua Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) Ade Zulkarnaen mengatakan, pemerintah telah melakukan kesalahan dengan tidak melakukan sosialiasi terhadap Undang-undang (UU) Peternakan dan Kesehatan Hewan Pasal 58 tahun 2009. Tak hanya itu, Dia juga menambahkan ketegasan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai pemilik UU tersebut juga dipertanyakan.

(Baca Juga: Awas, Mayoritas Pasar Ritel Jual Unggas Tak Bersertifikasi Sehat)

Karena menurutnya, UU tersebut sejatinya sudah lama dibentuk yakni sejak tahun 2009, namun sosialisasi ke masyarakat tentang ternak atau unggas sehat seakan tidak ada. Padahal diterangkan olehnya belum tentu semua ternak dipotong secara sehat.

"Ini kesalahan pemerintah sejak awal, karena tidak lakukan sosialisasi secara insentif. Terutama sosialisasi UU peredaran daging ternak tidak dilakukan, pemasok ini tahunya cukup sertifikat halal saja. Mereka sudah halal, sudah bersih, sudah bisa dimakan. Tapi itu semua dilihat secara kasat mata. Dari Kementan sebagai pemilik dari UU apakah sudah lakukan sosialasi maksimal atau belum," ungkapnya kepada Sindonews, Jakarta, Sabtu (9/1/2015).

Dari sisi pemerintah, Dia menekankan Kementan, pemasok dan juga penjual khususnya supermarket besar, sebetulnya bersalah. Dari pihak supermarket, menurutnya belum ada respon positif mengenai sosialisasi ini.

"Supermarket ini tidak paham. Kita sudah sosialisasi sebelumnya, tapi belum ada respon positif dari supermrket. Saya pernah mengirim surat ke kabareskrim yang disampaikan ke supermarket dan tembusannya ke asosiasi pasar ritel. Namun belum ada tanggapan positif," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan: Brahman Sejahtera,...
Kementan: Brahman Sejahtera, Kisah Sukses Percontohan Korporasi Peternakan
Ekspor Komoditas Peternakan...
Ekspor Komoditas Peternakan ke Jepang, Buktikan Gratieks Berjalan Efektif
Kementan: 455.318 Ekor...
Kementan: 455.318 Ekor Ayam Peternak Mandiri Telah Dibeli Mitra Peternakan
Peternakan di Lampung...
Peternakan di Lampung Meningkat 10 Kali, Indonesia Tak Lagi Impor
Jadikan 2022 Tahun Peternakan,...
Jadikan 2022 Tahun Peternakan, Mentan SYL Dorong Percepatan Kinerja Program PKH
Pemerintah Diminta Perhatikan...
Pemerintah Diminta Perhatikan Jerit Peternak Rakyat
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
33 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
56 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved