Susi: 9 Kapal Eks Asing China Kabur Pukulan Telak di Awal Tahun

Senin, 11 Januari 2016 - 18:01 WIB
Susi: 9 Kapal Eks Asing...
Susi: 9 Kapal Eks Asing China Kabur Pukulan Telak di Awal Tahun
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan kaburnya sembilan kapal eks asing China pada 30 Desember 2015, bagaikan pukulan telak di awal tahun. Susi menyesalkan pihaknya bisa dibilang careless dan tidak teliti sehingga kapal-kapal tersebut kabur.

Saat ini, kata Susi, kementeriannya melalui satgas 115 akan mengusut tuntas kasus larinya ke sembilan kapal tersebut yang menurut pantauan saat ini hingga 10 Januari 2016 berada di perairan Papua Nugini.

"Bisa saja (kaburnya kapal-kapal ini) kita dibilang careless dan tidak perhatian. Ini pukulan telak buat kita di awal tahun. Tapi memang pengawasan kita di semua pelabuhan tidak bisa on the spot 24 jam," ujarnya, Senin (11/1/2015)

Padahal, lanjut dia, kapal-kapal tersebut setelah dimoratorium sudah selesai persoalannya karena pihak KKP sudah memanggil dubes-dubes kenegaraan untuk menyelesaikan hal tersebut. (Baca: Menteri Susi Usut 9 Kapal Eks Asing Dibawa Kabur ABK China)

"Semestinya kalau sudah panggil dubes, bicara dengan dubes kan harusnya punya komitmen antar negara yang mana dari China diwakili dubes China. Tapi dengan kejadian ini, ini 1 pelajaran yang enggak enak buat kita," kata Susi.

Padahal, sebelumnya, Susi sempat merencanakan untuk mencabuti mesin-mesin dari kapal tersebut supaya mereka tidak kabur. Terlebih lagi kaburnya jelang akhir tahun 2015 disaat semua satgas, polisi dan petugas lainnya fokus untuk mengamankan kedatangan presiden Jokowi waktu itu yang akan bermalam tahun baruan di Timur Indonesia.

"Memang kemarin rencana kita akan meningkatkan dengan mencabuti mesin-mesin mereka dari kapal-kapal itu, dicopoti semua. Kalo enggak, mereka akan kabur semua tanpa menyelesaikan urusan-urusannya," pungkas Susi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Geram...
Susi Pudjiastuti Geram Disebut Keliru Oleh Hashim Djojohadikusumo
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Bukan Soal Benih Lobster,...
Bukan Soal Benih Lobster, Trenggono Bakal Lanjutkan Mimpi Susi
Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan...
Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan Kapal Tangkapan, Susi Tepuk Tangan
Sandiaga Uno atau Susi...
Sandiaga Uno atau Susi Pudjiastuti, Siapa Dipilih Jokowi?
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
33 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
57 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved