Mendag Beri Tahu Dunia, Ekonomi RI Tak Terpengaruh Teror Bom

Senin, 18 Januari 2016 - 17:07 WIB
Mendag Beri Tahu Dunia,...
Mendag Beri Tahu Dunia, Ekonomi RI Tak Terpengaruh Teror Bom
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong menerangkan bakal memberitahukan kepada dunia bahwa aksi terorisme tidak berpengaruh pada Ekonomi Indonesia di ajang World Economic Forum (WEF) 2016, mendatang. Seperti diketahui teror bom sempat terjadi di Jl MH Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat dan dikhawatirkan berdampak ke ekonomi RI (Republik Indonesia).

Dalam pertemuan yang bakal berlangsung di Davos, Swiss, 21 Januari 2015 mendatang, rencananya Mendag Lembong akan mengundang para pemimpin atau perwakilan pemerintah negara seperti Swiss, Amerika Serikat serta beberapa CEO dunia dan pimpinan media internasional dalam acara Indonesia Night di Morosani Schweizerhov, Davos.

"Kami akan menunjukkan kepada dunia bahwa aksi teror di Jakarta beberapa waktu lalu, tidak berpengaruh pada ekonomi Indonesia. Sebaliknya, Indonesia tetap fokus pada peningkatan ekspor nasional saat ini," jelasnya di Jakarta, Senin (18/1/2016).

Dalam perhelatan tersebut juga, Dia juga menjelaskan akan meminta para pemimpin dunia tetap menjalin kerjasama perdagangan dengan Indonesia dan tidak perlu takut bepergian ke Ibu kota Jakarta lantaran pemerintah akan berikan perlindungan untuk warganya. "Pemerintah bekerja keras untuk memberikan perlindungan dan menciptakan keamanan nasional," lanjutnya.

(Baca Juga: Bom Meledak, Investor Asing Panik Jual Saham Rp200 M)

Selain itu menurutnya acara Indonesia Night di Swiss juga merupakan ajang yang sangat penting bagi Indonesia untuk menciptakan nation branding, agar pihak luar bisa melihat apa yang dimiliki oleh Indonesia. Pasalnya, Indonesia Night ingin memberikan kesan yang baik di benak para pemimpin dunia.

Dia juga menerangkan bahwa para peserta World Economic Forum adalah mereka yang memiliki jaringan luas dan komunitas bisnis internasional sehingga diharapkan dapat menyebarluaskan Citra baik Indonesia.

"Kami berharap, kekayaan sumber daya alam, produk, keunikan budaya, kontribusi Indonesia terhadap perekonomian dunia, serta Jati diri Indonesia sebagai negara maritim, dapat dikenal ke penjuru dunia," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Ancaman Resesi...
Dari Ancaman Resesi hingga Polycrisis, WEF Ingatkan Berbagai Risiko Global di 2023
Prabowo di WEF: Diplomasi...
Prabowo di WEF: Diplomasi Ekonomi dan Legitimasi Politik
Dalam Agenda World Economic...
Dalam Agenda World Economic Forum, Menko Airlangga Sampaikan Momen Emas untuk Berinvestasi
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri World Economic Forum 2026 di Swiss Bulan Ini
Paviliun RI di WEF 2023...
Paviliun RI di WEF 2023 Terbesar dalam Sejarah, Bahlil: Biar Nggak Kalah Gertak
Hadiri Forum Ekonomi...
Hadiri Forum Ekonomi Dunia, Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dorong Inklusi Keuangan dan Penerapan ESG
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
41 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
3 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
14 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved