Diguyur Subsidi Rp1,82 Triliun, Tarif Kereta Api Ini Turun

Jum'at, 22 Januari 2016 - 00:08 WIB
Diguyur Subsidi Rp1,82...
Diguyur Subsidi Rp1,82 Triliun, Tarif Kereta Api Ini Turun
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Kereta Api (Dirjenka) akan mengucurkan subsidi sebesar Rp1,82 triliiun terhadap PT Kereta Api Indonesia (KAI). Atas kebijakan tersebut sebagian tarif kereta bersubsidi bakal mengalami penurunan.

Bila dibandingkan tahun lalu, subsidi pada 2016 mengalami kenaikan sebesar 20% dari sebelumnya Rp1,52 triliun menjadi Rp1,82 triliun. Nilai subsidi tersebut telah dialokasikan ke beberapa pos, yakni KRL (Kereta Rel Listrik) Jabodetabek sebesar Rp1,11 triliun, Kereta Api (KA) ekonomi jarak jauh Rp105 miliar, KA ekonomi diesel jarak sedang Rp133 miliar, KA jarak dekat Rp409 miliar, KRD ekonomi Rp62 miliar dan KA Lebaran Rp1,4 miliar," ujarnya.

Senior Manager Humas Daerah Operasional (Daop) 1 PT KAI, Bambang S Prayitno menerangkan, imbas dari kontrak penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik (PSO) bidang angkutan KA ini pelayanan kelas ekonomi pada 2016 mengalami perubahan tarif.

"Seperti KA Tegal Ekspress jurusan Tegal-Pasar Senen dan KA Rangkas Jaya jurusan Rangkasbitung-Tanah Abang. Kedua kereta ini baru mendapatkan subsidi pada tahun ini, setelah hasil rapat menyatakan keduanya merupakan kereta yang banyak digunakan masyarakat ekonomi rendah," katanya.

Tarif KA Tegal Ekspress berubah dari sebelum Rp60 ribu-Rp75 ribu menjadi Rp50 ribu pada 1 April nanti. KA Rangkas Jaya dari sebelumnya Rp15 ribu menjadi Rp5 ribu sejak 1 Januari lalu.

Melihat adanya perubahan tarif, Daop 1 memastikan, bagi penumpang yang sebelumnya telah membeli tiket-tiket dua kereta dengan acuan pada kontrak PSO 2015, pihaknya akan mengembalikan selisih tarif kepada penumpang.

"Uang selisih akan dikembalikan kepada penumpang di stasiun pemberhentian dengan cara menunjukkan tiket KA tersebut," jelas Bambang.

Selain mengalami penurunan tarif KA, beberapa tarif perjalanan KA juga terpaksa harus dinaikkan pada 1 April 2016, yakni KA Kertajaya jurusan Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi, dan KA Tawang Jaya jurusan Pasar Senen-Semarang Poncol. Keduanya kereta arah timur Jawa Barat ini mengalami kenaikan tarif, setelah tidak mendapatkan subsidi mulai April nanti.

Akibat itu, tarif KA Kertajaya mengalami perubahan, dari sebelumnya memiliki tarif flat Rp90 ribu menjadi tarif variatif mulai dari tarif terendah Rp60 ribu hingga tarif tertinggi Rp165 ribu. Sementara untuk KA Tawang Jaya, tarif flat kereta dari sebelumnya Rp65 ribu, berubah menjadi tarif variatif dari tarif terendah Rp50 ribu hingga tarif tertinggi Rp140 ribu.

Kereta yang mengalami kenaikan sejak 1 Januari 2016, beberapa KA yang telah mengalami kenaikan yakni KA Kutojaya Utara jurusan Pasar Senen-Kutoarjo dari tarif flat sebesar Rp80 ribu menjadi tarif variatif dari tarif terendah Rp50 ribu hingga tarif tertinggi Rp125 ribu.

KA Progo jurusan Pasar Senen-Lempuyangan dari tarif flat dari sebelumnya Rp75 ribu menjadi tarif variatif dari nilai terendah Rp60 ribu menjadi nilai tertinggi Rp140 ribu. Terakhir KA Tegal Arum jurusan Pasar Senen-Tegal dari sebelumnya tarif flat sebesar Rp50 ribu menjadi tarif terendah sebesar Rp45 ribu menjadi tarif tertinggi Rp75 ribu.

"Tiga KA itu berubah statusnya dari KA Nonkomersial (PSO) menjadi KA Komersial. Besaran tarif yang bervariasi ini dilakukan tergantung jarak tujuannya," jelas Bambang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap War Tiket...
Siap-siap War Tiket Kereta Api Promo, Catat Tanggal dan Syaratnya
KAI Ganti Kebijakan,...
KAI Ganti Kebijakan, Pengembalian Dana Pembatalan Tiket Maksimal 7 Hari
KA Jarak Jauh Kembali...
KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi, 950 Penumpang Diberangkatkan
KAI Telah Menjual 86...
KAI Telah Menjual 86 Persen Tiket Mudik Lebaran 2022
Sebar Promo Menarik...
Sebar Promo Menarik di KAI Expo 2022, Harga Tiket Kereta Mulai dari Rp7.000 hingga Rp150.000
Berburu Flash Sale KAI,...
Berburu Flash Sale KAI, Konsumen Girang Dapat Tiket Kereta Mudik Rp75.000 dari Harga Normal Rp750.000
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
14 menit yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
29 menit yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
54 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
1 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
1 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved