Lika-liku UKM Masuk Bursa

Sabtu, 30 Januari 2016 - 06:07 WIB
Lika-liku UKM Masuk...
Lika-liku UKM Masuk Bursa
A A A
LIKA-liku usaha kecil menengah (UKM) bisa masuk ke bursa saham di Tanah Air dalam upaya menghimpun dana permodalan masih belum menemui titik terang. Masih banyak syarat yang harus dipenuhi.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, syarat yang harus dipenuhi di antaranya penjamin pelaksana emisi dan aset minimum. "Misalnya ada syarat underwriter, syarat minumun masuk dan lain-lain. Oleh karena itu, kita lihat dari kondisi UKM yang ada satu sisi punya potensi untuk berkembang," ujarnya di Jakarta, Jumat (29/1/2016).

Selain itu, lanjut dia, ukuran aset dari UKM terlalu kecil sehingga tidak memungkinkan masuk ke papan bursa reguler sehingga disiapkan papan khusus. "Satu sisi mungkin mereka terlalu kecil untuk bisa masuk ke papan yang reguler, bayangan kita itu. Perusahaan-perusahaan ini atau start up company itu mereka akan kita coba masukan dalam satu daftar kemudian ada angle investor untuk melihat itu," katanya.

Nurhaida menjelaskan, OJK juga akan membantu mereka agar mempersiapkan diri untuk bisa menjadi perusahaan yang siap masuk ke pasar modal. Pembentukan papan khusus UKM itu sendiri butuh waktu dan belum dapat dipastikan.

Pada dasarnya, lanjut dia, OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah menyiapkan semua terkait program pengembangan papan khusus tersebut. Namun, waktu peluncurannya masih belum jelas.

"Itu masuk di dalam upaya atau paling tidak program OJK 2016. Tapi, semester I atau II kita lihat perkembangannya. Kalau kemudian kita luncurkan tanpa diberikan kesempatan langsung mereka masuk, kalau perdagangan tidak likuid kan tidak menarik," tuturnya.

Dia menyebutkan jangan sampai jika sudah diluncurkan nanti tidak ada transaksinya dan tidak diminati oleh investor. Jadi, mesti ada persiapan selengkap mungkin.

"Jadi kita siapkan selengkap mungkin bagaimana proses, siapa bantu siapkan, secondary market-nya, jangan sampai masuk bursa ada di papan tapi tidak ada transaksinya," pungkas Nurhaida.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
3 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
12 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved