Pemerintah Diminta Respon Kebijakan Prancis Kenakan Pajak CPO RI

Kamis, 04 Februari 2016 - 23:17 WIB
Pemerintah Diminta Respon...
Pemerintah Diminta Respon Kebijakan Prancis Kenakan Pajak CPO RI
A A A
JAKARTA - Kebijakan Prancis mengenakan pajak regresif terhadap produk crude palm oil (CPO) asal Indonesia, menurut Pengamat Ekonomi Drajad Wibowo harus direspon pemerintah. Caranya adalah dengan langkah retaliasi atau tindakan balasan dengan mengenakan pajak tinggi juga terhadap produk-produk Prancis yang masuk di Indonesia.

Dia mencontohkan seperti pesawat Airbus yang banyak dipesan oleh Lion Air dan produk di toko departmen store Galleries Lafayatte atau produk kecantikan L Occitane dan lain-lain. "Kita paksa orang Prancis yang punya kepentingan bisnis di Indonesia untuk jadi juru lobi kita," jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/2/2015).

(Baca Juga: Prancis Kenakan Pajak CPO RI, Petani Kelapa Sawit Protes)

Perancis, sambungnya, memang dikenal sangat protektif terhadap produk pertaniannya dan beberapa sektor produksi lainnya. Oleh karena itu pemerintah Indonesia harus tegas menghadapi mereka. "Buat posisi kita sejajar dengan mereka, jangan seolah kita mengemis dan meminta," tandasnya.

Seperti diketahui, Prancis berencana mengenakan pajak terhadap produsen sawit impor yang masuk ke negara itu secara bertahap, untuk 2017 sebesar 300 euro per ton, kemudian 2018 sebesar 500 euro per ton. Kemudian pada 2019 sebesar 700 euro per ton, dan menjadi 900 euro per ton pada 2020. Padahal selama ini pungutan pajak sebesar 103 euro per ton.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan 2022: Produksi...
Ramalan 2022: Produksi Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia Bakal Meningkat
Indonesia Jadi Faktor...
Indonesia Jadi Faktor Penentu Pembentukan Harga CPO Dunia
Dongkrak Harga TBS,...
Dongkrak Harga TBS, DMO dan DPO Sawit Perlu Segera Dicabut
Gapki Catat Produksi...
Gapki Catat Produksi CPO Naik 9,2% Jadi 4,5 Juta Ton di Oktober 2023
GAPKI Dorong Industri...
GAPKI Dorong Industri Sawit Jadi Andalan Hadapi Potensi Krisis 2023
Ambles 17,49% Sepekan,...
Ambles 17,49% Sepekan, Harga CPO Naik Tipis Hari Ini
Berita Terkini
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
8 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
9 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
9 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved