Rupiah Diperkirakan Bergerak Melemah Usai Libur Panjang

Selasa, 09 Februari 2016 - 08:15 WIB
Rupiah Diperkirakan...
Rupiah Diperkirakan Bergerak Melemah Usai Libur Panjang
A A A
JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini di awal pekan diperkirakan bergerak melemah karena secara teknikal, pelemahan USD-IDR mulai terbatas sehingga memunculkan peluang dolar Amerika Serikat (USD) untuk kembali menguat.

"Terutama jika rilis data pengangguran AS di respon positif oleh para pelaku pasar," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (9/2/2016).

Dia menambahkan, rupiah sempat berada di level Rp13.630/USD di pasar spot valas atau cenderung menguat. Penguatan terbatas tersebut merupakan imbas di mana pelaku pasar asing kembali memasuki pasar modal Indonesia.

"Capital Inflow sebanyak Rp2,3 triliun merupakan yang terbesar tahun ini. Support rupiah akan berada di level Rp13.650/USD serta resisten Rp13.575/USD," lanjutnya.

Menurutnya laju harga minyak dunia yang kembali menguat nampaknya perlahan mulai bergerak terbatas. Kembali bergeraknya harga minyak dunia di zona positif membuat mata uang safe heaven kembali menunjukkan pelemahannya.

Dijelaskan olehnya para pelaku pasar terlihat masih memanfaatkan celah setelah rupiah bergerak positif pada perdagangan sebelumnya. Penguatan rupiah masih akan berlanjut seiring korelasi positif dengan minyak dunia yang bergerak di zona hijau.

Lanjut dia, apalagi dengan tambahan positif dari dirilisnya kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) 2015 turut menambah sentimen positif pada rupiah. Namun dia memperkirakan lantaran harga minyak yang fluktuatif sehingga membuat pelaku pasar akan melakukan aksi hit and run.

"Hingga produksi minyak dunia terkonfirmasi akan dipangkas oleh negara-negara besar penghasil minyak jika memang di realisasi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
14 menit yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
23 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
beberapa waktu yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
1 jam yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved