Rupiah Diramal Terus Melaju Didorong Rebound Minyak Dunia
Kamis, 11 Februari 2016 - 08:27 WIB
Rupiah Diramal Terus Melaju Didorong Rebound Minyak Dunia
A
A
A
JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini diperkirakan bakal terus melanjutkan tren penguatan ketika rebound harga minyak, membuat pelaku pasar kembali optimis terhadap penguatan lanjutan baik penguatan harga minyak dunia maupun mata uang berbasis komoditas seperti rupiah.
"Menguatnya rupiah hingga 1,6% terhadap USD memberikan adanya harapan bagi rupiah untuk dapat melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek ini," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (11/2/2016).
Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.550/USD serta resisten Rp13.425/USD. Sementara kemarin rupiah sempat berada di level Rp13.400/USD atau yang terkuat sejak 3 bulan terakhir meski kembali turun tipis sehingga berpeluang dapat mematahkan trend pelemahannya.
Di sisi lain lanjut dia, setelah berhasil mematahkan trend pelemahannya, penguatan rupiah terjadi juga akibat spekulasi dana asing yang akan kembali mengalir ke pasar finansial baik dalam sektor obligasi maupun ekuitas setelah ekonomi Indonesia terlihat semakin membaik.
Kembalinya Indonesia dalam outlook investasi Investment grade oleh para lembaga pemeringkat, diprediksi olehnya akan membuat pelaku pasar kembali melihat fundamental ekonomi Indonesia semakin membaik. "Dimana sebelumnya para investor sempat menilai bearish untuk Indonesia di tahun ini. Tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah," pungkasnya.
"Menguatnya rupiah hingga 1,6% terhadap USD memberikan adanya harapan bagi rupiah untuk dapat melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek ini," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (11/2/2016).
Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.550/USD serta resisten Rp13.425/USD. Sementara kemarin rupiah sempat berada di level Rp13.400/USD atau yang terkuat sejak 3 bulan terakhir meski kembali turun tipis sehingga berpeluang dapat mematahkan trend pelemahannya.
Di sisi lain lanjut dia, setelah berhasil mematahkan trend pelemahannya, penguatan rupiah terjadi juga akibat spekulasi dana asing yang akan kembali mengalir ke pasar finansial baik dalam sektor obligasi maupun ekuitas setelah ekonomi Indonesia terlihat semakin membaik.
Kembalinya Indonesia dalam outlook investasi Investment grade oleh para lembaga pemeringkat, diprediksi olehnya akan membuat pelaku pasar kembali melihat fundamental ekonomi Indonesia semakin membaik. "Dimana sebelumnya para investor sempat menilai bearish untuk Indonesia di tahun ini. Tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah," pungkasnya.
(akr)