Alasan Pemerintah Jokowi Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jum'at, 12 Februari 2016 - 19:22 WIB
Alasan Pemerintah Jokowi...
Alasan Pemerintah Jokowi Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung
A A A
JAKARTA - Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan, proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung telah direncanakan sejak 2008. Namun, karena dana yang dibutuhkan besar proyek tersebut tidak kunjung diimplementasikan.

Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memutuskan untuk membangun proyek prestisius tersebut. Direktur Transportasi Bappenas Bambang Prihartono mengungkapkan, alasan pemerintahan Jokowi mengambil proyek tersebut lantaran hasrat politik (political will) ya‎ng timbul berbeda dibanding pemerintahan sebelumnya.

"Pemerintahan Jokowi political will-nya berbeda. Karena memang dalam RPJMN kita kan ingin capai target pertumbuhan ekonomi 5% sampai 6%," kata dia di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Menurutnya, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 6% dibutuhkan investasi besar. Sebab itu, pulau Jawa yang menjadi andalan untuk mendatangkan investasi dalam jumlah besar.

"Kalau Indonesia timur tidak mungkin sebesar itu dengan segala macam keterbatasan. Jadi yang diandalkan itu pulau Jawa. Sehingga perlu investasi besar," tuturnya.

Bambang menyebutkan, jika pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan mencapai 5% sampai 6%, maka di pulau Jawa harus lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, investasi yang datang ke pulau Jawa juga harus besar-besaran.

"‎Itu dampaknya kemana-mana. Jadi, kalau rata-rata nasional 5%-6% sehingga di Jawa harus lebih tinggi. Silakan Papua tumbuh 2%-3% tapi Jawa harus tinggi. Jadi perlu investasi besar di Jawa," ujar dia.

Namun, lantaran keuangan pemerintah terbatas maka pemerintah tetap mengandalkan sumber pendanaan lain selain dari APBN. Sebab, APBN akan dipetakan untuk di luar Jawa.

Karena itu, melihat ada swasta dalam hal ini China Railway Corporation yang tertarik untuk membangun kereta cepat, pemerintah akhirnya memutuskan untuk membangun proyek tersebut. Sepanjang tidak menggunakan APBN yang lebih diprioritaskan untuk daerah terluar, hal ini menjadi peluang bagus.

"Sebab itu pemerintah memilih proyek dikerjakan swasta. Kalau Jepang kan minta duitnya pusat. Pertimbangannya itu. Sehingga harapan kita, dengan adanya investasi besar di Jawa maka akan dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional," tandasnya.

Baca:


Bappenas: Kereta Cepat Bukan Proyek Dadakan


Jonan: BUMN Tak Punya Kewenangan Izin Konsesi Kereta Cepat


Proyek Kereta Cepat Diragukan Akan Berjalan Mulus


DPR Ragukan Kemampuan Kereta Cepat China
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
1 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
2 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
4 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
5 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved