Menkeu: Suku Bunga Jepang Negatif Baik bagi Indonesia
Jum'at, 12 Februari 2016 - 00:40 WIB
Menkeu: Suku Bunga Jepang Negatif Baik bagi Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai, langkah Jepang yang telah menetapkan suku bunga negatif (negative rate) berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.
"Kita lihat kasus negative rate di Jepang, artinya investasi di Jepang menjadi kurang menarik. Sehingga, ini kesempatan yang harus kita upayakan menarik inevstasi Jepang ke Indonesia," katanya di Jakarta, Jumat (12/2/2016).
Dia menilai, keraguan orang Jepang untuk menyimpang uang di negaranya sendiri menimbulkan efek negatif untuk Jepang, dan menjadi positif bagi negara emerging market.
"Istilahnya mereka nyimpan duit di negaranya sendiri, ya enggak menghasilkan apa-apa. Mending investasi ke negara yang pasarnya tengah berkembang," jelas Bambang.
Menkeu juga optimistis bahwa nila surat utang negara (SUN) di Jepang (Samurai Bond) akan besar, meski buku bunga di negara ini negatif. "Saya enggak melihat ada pengurangan size. Kita jalankan sesuai rencana, karena kita punya pagu," pungkasnya.
"Kita lihat kasus negative rate di Jepang, artinya investasi di Jepang menjadi kurang menarik. Sehingga, ini kesempatan yang harus kita upayakan menarik inevstasi Jepang ke Indonesia," katanya di Jakarta, Jumat (12/2/2016).
Dia menilai, keraguan orang Jepang untuk menyimpang uang di negaranya sendiri menimbulkan efek negatif untuk Jepang, dan menjadi positif bagi negara emerging market.
"Istilahnya mereka nyimpan duit di negaranya sendiri, ya enggak menghasilkan apa-apa. Mending investasi ke negara yang pasarnya tengah berkembang," jelas Bambang.
Menkeu juga optimistis bahwa nila surat utang negara (SUN) di Jepang (Samurai Bond) akan besar, meski buku bunga di negara ini negatif. "Saya enggak melihat ada pengurangan size. Kita jalankan sesuai rencana, karena kita punya pagu," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :