Ini Alasan Tingginya Bunga Kredit Perbankan RI

Selasa, 16 Februari 2016 - 15:41 WIB
Ini Alasan Tingginya...
Ini Alasan Tingginya Bunga Kredit Perbankan RI
A A A
JAKARTA - Penyebab kenapa suku bunga kredit perbankan di Indonesia tercatat masih tinggi dibandingkan negara lain hingga mencapai dua digit, menurut Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Hendro Utomo dikarenakan faktor geografis yang luas. Sehingga membuat angka biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) cukup besar.

(Baca Juga: Ratusan Bank Gantungkan Nasib pada BI Rate)

Dia menjelaskan, situasi tersebut membuat bank-bank di Tanah Air mematok bunga kredit tinggi agar bisa mengimbangi biaya operasional yang besar. Dari BOPO itu. menurutnya terlihat perbankan nasional tidak efisien dibandingkan negara lain.

"Kendalanya kenapa Indonesia dibandingkan negara lain tingkat bunga tinggi karena terkait efisiensi. Jadi kalau kita lihat indikator efisiensi perbankan dari BOPO itu kita relatif tidak efisien dibandingkan negara lain," ujarnya di Jakarta, Selasa (16/2/2016).

Menurutnya, negara lain dengan wilayah yang tidak terdiri dari ribuan pulau bisa memasang bunga kredit rendah. Karena itu diharapkan jika BI rate turun dinilainya akan berdampak baik. "Harapannya pemerintah minta bank turunkan suku bunga, agar bisa menarik minat perusahaan meminjam. Meningkatkan porsi pinjaman," sambungnya.

Sebelum suku bunga turun, lanjut dia, perbankan harus bisa melakukan efisiensi. Caranya dengan meningkatkan jumlah porsi pendapatan non bunga atau fee based income. "Kalau mau turunkan suku bunga, perbankan harus bisa tingkatkan efisiensi, perbaiki dan meningkatkan porsi atau kontribusi pendapatan non bunga atau fee based," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbankan Setengah Hati...
Perbankan Setengah Hati Salurkan Kredit, Ekonom: Kondisinya Tidak Tepat
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan Maret Meningkat 7,2%
Akses Kredit Perbankan...
Akses Kredit Perbankan Masih Jadi Tantangan UMKM
BI: Penyaluran Kredit...
BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan April 2023 Tumbuh Terbatas
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan April 2020 Melambat 4,9%
Kredit Tahun Depan Diprediksi...
Kredit Tahun Depan Diprediksi Tumbuh 9-11%, Perbanas: Artinya Bank Punya Uang
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
15 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved