Bea Masuk 130 Komponen Kapal Perlu Dibebaskan

Rabu, 17 Februari 2016 - 00:30 WIB
Bea Masuk 130 Komponen...
Bea Masuk 130 Komponen Kapal Perlu Dibebaskan
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Penasihat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai (Iperindo), Tjahjono Rusdianto mengatakan, masih ada 130 komponen yang belum dibebaskan bea masuk. Hal ini dapat menghambat daya saing.

"Bea masuk itu perlu dibebaskan untuk meningkatkan daya saing industri galangan kapal nasional. Apalagi besaran bea masuknya mencapai 5-12% dari harga barang," ungkapnya, Selasa (16/2/2016).

Dia mengusulkan kepada pemerintah ‎dari 130 komponen yang harus segera dibebaskan bea masuknya, antara lain mesin kapal, propeller, radar kapal.

"Kami berharap kebijakan bea masuk untuk komponen tersebut bisa bebas. Sebab, komponen itu memang belum bisa diproduksi di dalam negeri," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT DPL Berhasil Docking...
PT DPL Berhasil Docking Kapal yang ke Seribu
Miris! Pemerintah Impor...
Miris! Pemerintah Impor Kapal di Saat Usaha Galangan Lokal Sepi Proyek
Dukung Pelaku Industri...
Dukung Pelaku Industri Perkapalan, Menko Airlangga Tinjau Langsung Produksi KRI Teluk Palu
Industri Galangan Kapal...
Industri Galangan Kapal Terus Menggeliat Jawab Keraguan Presiden
Purbaya Sentil Impor...
Purbaya Sentil Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago, Cuma Tak Dikasih Kesempatan
BKI Tingkatkan Kompetensi...
BKI Tingkatkan Kompetensi di 14 Industri Galangan Kapal
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
23 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved