Rupiah Siang Merosot, IHSG Akhir Pekan Ambruk
Jum'at, 19 Februari 2016 - 12:05 WIB
Rupiah Siang Merosot, IHSG Akhir Pekan Ambruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini, Jumat (19/2/2016) terus merosot menjauhi kisaran level Rp13.500 mengikuti jejak IHSG yang pada sesi I ambruk mencapai 1,15% di tengah mayoritas bursa Asia yang masih tertekan cukup dalam.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang berada pada level Rp13.549/USD. Posisi ini melemah 45 poin dibandingkan dari posisi kemarin di level Rp13.504/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, tercatat ada pada level Rp13.555/USD siang ini dengan kisaran harian Rp13.530-Rp13.565/USD. Posisi tersebut tidak lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.485/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah siang berada di posisi Rp13.551/USD. Posisi itu terdepresiasi dengan penurunan sebesar 44 poin dari penutupan kemarin di level Rp13.507/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah ada di level Rp13.560/USD. Posisi itu memburuk dari penutupan kemarin yang berada di posisi Rp13.500/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir masih di zona merah dengan penurunan 55,05 poin atau 1,15% ke level 4.723,74. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 37,52 poin atau melemah 0,79% ke level 4.741,28. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berhasil di jalur hijau atau naik 13,29 poin atau 0,28% ke level 4.778,79.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini tercatat mayoritas melemah. Sektor yang melemah terdalam adalah sektor keuangan turun 2,90% dan sektor yang menguat tertinggi adalah properti yang naik 1,06%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,35 triliun dengan 3,30 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp759,3 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,33 triliun dan aksi beli asing Rp1,57 triliun. Tercatat 91 saham menguat, 168 melemah, dan 79 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1150 atau 1,8% menjadi Rp64.650, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) naik Rp95 menjadi Rp3.595 dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik Rp60 menjadi Rp435.
Sedangkan saham-saham yang menurun di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah Rp400 menjadi Rp7.500, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) melemah Rp260 atau 9,4% menjadi Rp2.350 serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp250 menjadi Rp5.200.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang berada pada level Rp13.549/USD. Posisi ini melemah 45 poin dibandingkan dari posisi kemarin di level Rp13.504/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, tercatat ada pada level Rp13.555/USD siang ini dengan kisaran harian Rp13.530-Rp13.565/USD. Posisi tersebut tidak lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.485/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah siang berada di posisi Rp13.551/USD. Posisi itu terdepresiasi dengan penurunan sebesar 44 poin dari penutupan kemarin di level Rp13.507/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah ada di level Rp13.560/USD. Posisi itu memburuk dari penutupan kemarin yang berada di posisi Rp13.500/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir masih di zona merah dengan penurunan 55,05 poin atau 1,15% ke level 4.723,74. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 37,52 poin atau melemah 0,79% ke level 4.741,28. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berhasil di jalur hijau atau naik 13,29 poin atau 0,28% ke level 4.778,79.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini tercatat mayoritas melemah. Sektor yang melemah terdalam adalah sektor keuangan turun 2,90% dan sektor yang menguat tertinggi adalah properti yang naik 1,06%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,35 triliun dengan 3,30 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp759,3 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,33 triliun dan aksi beli asing Rp1,57 triliun. Tercatat 91 saham menguat, 168 melemah, dan 79 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1150 atau 1,8% menjadi Rp64.650, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) naik Rp95 menjadi Rp3.595 dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik Rp60 menjadi Rp435.
Sedangkan saham-saham yang menurun di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah Rp400 menjadi Rp7.500, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) melemah Rp260 atau 9,4% menjadi Rp2.350 serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp250 menjadi Rp5.200.
(akr)