Kedaulatan Pangan RI Terganjal Jaringan Irigasi

Jum'at, 19 Februari 2016 - 20:16 WIB
Kedaulatan Pangan RI...
Kedaulatan Pangan RI Terganjal Jaringan Irigasi
A A A
JAKARTA - Kedaulatan pangan yang coba diwujudkan pemerintah terganjal belum optimalnya pemanfaatan jaringan irigasi utama. Karena itu pemerintah memasang prioritas pembenahan manajemen irigasi di berbagai daerah yang diharapkan bakal mampu memperkuat proses kedaulatan pangan di Indonesia.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonoian Darmin Nasution menerangkan kondisi ini memerlukan pembangunan jaringan primer, sekunder dan tersier untuk mencetak sawah. Revitalisasi irigasi ini berorientasi pada pemenuhan tingkat layanan irigasi yang efektif dan efisien.

"Teknologi tanam sudah lebih maju, tapi masalahnya, airnya pas-pasan dan membuat tanamnya satu-satu. Karena airnya pas-pasan, ditengahnya dibuat selokan untuk memelihara ikan-ikan. Untuk itu, revitalisasi harus segera dilakukan," jelasnya di Jakarta, Jumat (19/2/2016).

Selain itu, dia menambahkan cara ini juga memerlukan sinergi dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota dalam pengelolaan revitalisasi irigasi. "Mengingat itu dalam UU no11 tahun 1974 tentang pengairan, tidak mengatur pembawahi kewenangan untuk jaringan-jaringan irigasi primer, sekunder atau tersier," kata dia.

Selain itu, menurutnya perlu sinkronisasi dan kelengkapan data dari berbagai Kementerian dan lembaga seperti data dari KLH, data dari Kemenkeu dan yang lainnya untuk lakukan analisa manajemen.

"Kita butuh juga data mengenai komite, irigasi dan lainnya. Kita perlu punya beberapa informasi yang kita butuhkan, supaya pegangan informasinya lebih bisa dihubungkan dampak output dan outcomenya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
2 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved