USD Menang Lawan Yen, Rupiah Ditutup Masih Loyo
Kamis, 25 Februari 2016 - 17:08 WIB
USD Menang Lawan Yen, Rupiah Ditutup Masih Loyo
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan hari ini berakhir masih loyo atau melemah, di tengah penguatan USD terhadap yen.
Berdasarkan Bloomberg, rupiah ditutup berada di level Rp13.412/USD. Posisi itu tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.411/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, berakhir pada level Rp13.415/USD. Posisi tersebut memburuk 5 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.410/USD.
(Baca: USD Kalah terhadap Yen, Rupiah Dibuka Tidak Berdaya)
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.418/USD. Posisi itu semakin melemah dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.415/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.416/USD. Posisi ini membaik 30 poin dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.446/USD.
(Baca: Rupiah Siang Melemah, IHSG Bertahan di Zona Hijau)
Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/2/2016), USD terlihat menguat 0,1% terhadap mata uang yen ke posisi 112,25 per USD, atau membaik dari level terendah dua minggu yang berada pada posisi 111,4 per USD.
Euro terhadap USD naik sekitar 0,2% menjadi 1.1035 per USD setelah menyentuh level terendah tiga minggu dari 1.0957 per USD.
Sedangkan poundsterling mantap merayap ke level 1.3927 setelah jatuh ke level terendah tujuh tahun pada posisi 1.3878 per USD di sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran tinggi bahwa 23 Juni 2016 akan terjadi referendum yang bisa menyebabkan Inggris keluar dari Uni Eropa.
Berdasarkan Bloomberg, rupiah ditutup berada di level Rp13.412/USD. Posisi itu tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.411/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, berakhir pada level Rp13.415/USD. Posisi tersebut memburuk 5 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.410/USD.
(Baca: USD Kalah terhadap Yen, Rupiah Dibuka Tidak Berdaya)
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.418/USD. Posisi itu semakin melemah dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.415/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.416/USD. Posisi ini membaik 30 poin dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.446/USD.
(Baca: Rupiah Siang Melemah, IHSG Bertahan di Zona Hijau)
Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/2/2016), USD terlihat menguat 0,1% terhadap mata uang yen ke posisi 112,25 per USD, atau membaik dari level terendah dua minggu yang berada pada posisi 111,4 per USD.
Euro terhadap USD naik sekitar 0,2% menjadi 1.1035 per USD setelah menyentuh level terendah tiga minggu dari 1.0957 per USD.
Sedangkan poundsterling mantap merayap ke level 1.3927 setelah jatuh ke level terendah tujuh tahun pada posisi 1.3878 per USD di sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran tinggi bahwa 23 Juni 2016 akan terjadi referendum yang bisa menyebabkan Inggris keluar dari Uni Eropa.
(dmd)