IHSG Sesi I Masih Lesu, Rupiah Terus Menanjak ke Rp13.050/USD
Jum'at, 11 Maret 2016 - 11:57 WIB
IHSG Sesi I Masih Lesu, Rupiah Terus Menanjak ke Rp13.050/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini terus bergerak menguat hingga hampir meninggalkan level Rp13.000/USD, meski tadi pagi dibuka melemah dibanding penutupan kemarin. Penguatan ini di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.050/USD dengan kisaran harian Rp13.050-Rp13.143/USD. Posisi tersebut jauh menguat dari pembuakaan tadi pagi meski terlihat mendatar dibanding penutupan kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang tercatat ada pada posisi Rp13.050/USD. Posisi tersebut semakin terlihat perkasa dari penutupan sebelumnya di level Rp13.052/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.055/USD, masih menguat 20 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.075/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.087/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.149/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih betah di jalur negatif sejak pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini melemah 4,61 poin atau 0,10% ke level 4.788,59. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat dibuka melemah 6,19 poin atau 0,13% ke level 4.787,02. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup merosot 17,84 poin atau 0,37% ke level 4.793,20.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,85 triliun dengan 2,29 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp42,42 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,29 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,33 triliun. Tercatat 112 saham menguat, 142 melemah dan 104 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.050/USD dengan kisaran harian Rp13.050-Rp13.143/USD. Posisi tersebut jauh menguat dari pembuakaan tadi pagi meski terlihat mendatar dibanding penutupan kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang tercatat ada pada posisi Rp13.050/USD. Posisi tersebut semakin terlihat perkasa dari penutupan sebelumnya di level Rp13.052/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.055/USD, masih menguat 20 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.075/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.087/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.149/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih betah di jalur negatif sejak pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini melemah 4,61 poin atau 0,10% ke level 4.788,59. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat dibuka melemah 6,19 poin atau 0,13% ke level 4.787,02. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup merosot 17,84 poin atau 0,37% ke level 4.793,20.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,85 triliun dengan 2,29 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp42,42 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,29 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,33 triliun. Tercatat 112 saham menguat, 142 melemah dan 104 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG).
(izz)
Lihat Juga :