Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 06:32 WIB
loading...
Runtuhkan Dolar AS,...
Aksi dedolarisasi kembali digaungkan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin ketika mengumpulkan 11 pemimpin ASEAN. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Aksi dedolarisasi kembali digaungkan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin ketika mengumpulkan 11 pemimpin ASEAN. Rencana besar membuang dolar AS ini dibongkar oleh Putin langsung di hadapan para pemimpin negara anggota ASEAN - termasuk Indonesia yang hadir dalam KTT Rusia-ASEAN di Kazan.

Manuver radikal untuk meruntuhkan dominasi finansial Blok Barat kembali digencarkan oleh Putin. Kali ini, Rusia secara agresif merangkul negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN untuk secara serentak menghentikan penggunaan mata uang dolar AS dan euro dalam seluruh transaksi perdagangan internasional mereka.

Baca Juga: Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan

"Para peserta menyatakan dukungannya untuk meningkatkan indikator perdagangan timbal balik secara kualitatif dan kuantitatif. Untuk melakukan ini, sangat penting bagi kita untuk segera beralih dari transaksi keuangan (menggunakan Dolar) ke mata uang nasional masing-masing," tegas Putin dalam konferensi pers penutupan KTT tersebut.

Kiamat Dolar di Rusia Sudah Nyata: 85% Transaksi Pakai Mata Uang Lokal

Gertakan Rusia ini bukan sekadar bualan politik. Moskow membuktikan bahwa mereka berhasil menciptakan sistem keuangan tandingan yang kebal dari sanksi ekonomi Barat.



Berdasarkan data yang dirilis oleh Maksim Oreshkin, Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Rusia, pada akhir tahun 2025, sebanyak 85% transaksi internasional Rusia sudah sukses dilakukan tanpa melibatkan dolar AS maupun euro.

Sebagai gantinya, Rusia menawarkan jaminan pasokan komoditas vital jangka panjang bagi negara-negara Asia Tenggara. Putin berjanji Rusia akan terus menjadi pemasok utama produk pangan dan energi, serta siap memperluas ekspor produk bernilai tambah tinggi seperti pupuk dan obat-obatan (farmasi) ke kawasan ASEAN.

Baca Juga: Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global

Di samping itu, dalam KTT yang menandai 35 tahun hubungan Rusia-ASEAN ini, disepakati pula Rencana Aksi Baru 2026-2030. Rencana ini mencakup kerja sama masif di bidang politik, keamanan, investasi, ekonomi digital, serta perluasan jalur transportasi laut dan kereta api demi memangkas hambatan tarif dagang.

ASEAN Dukung Rezim Baru Dunia Multipolar

Narasi dedolarisasi ini sangat memikat bagi negara-negara berkembang, termasuk di Asia Tenggara. Pasalnya ketergantungan yang terlalu tinggi pada dolar AS selama ini kerap membuat mata uang lokal seperti rupiah, rentan babak belur setiap kali bank sentral AS (The Fed) memainkan kebijakan suku bunga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Berita Terkini
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved