Kementerian KKP Dorong Pengembangan Minapadi Sleman

Jum'at, 11 Maret 2016 - 15:27 WIB
Kementerian KKP Dorong...
Kementerian KKP Dorong Pengembangan Minapadi Sleman
A A A
SLEMAN - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong pengembangan program budi daya ikan air tawar di lahan sawah pertanian padi atau yang disebut dengan minapadi. Bahkan menurut Sekretaris Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Tri Haryanto, program tersebut telah mendapatkan pengakuan dari Food and Agriculture Organization (FAO).

"Dengan model budidaya minapadi ini, kita tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya dari sisi perikanan saja. Tapi kita ingin sinergi dengan sektor lain, ini terbukti. Kebetulan Sleman menjadi salah satu daerah yang ditunjuk FAO dan bisa menjadi percontohan di antara 50 wilayah lain di Indonesia," jelasnya di Sleman Yogyakarta, Jumat (11/3/2016).

Dia menambahkan, pihaknya juga ingin mengembangkan budidaya perikanan dengan konsep ini yang mandiri, berdaya saing profesional dan berkelanjutan. "Upayanya sudah kita lakukan. Dengan kegiatan ini, tentu saja mengajak para petani agar dalam bercocok tanam tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya dan keinginan kita agar budidaya ini dilakukan secara ramah lingkungan," sambungnya.

Lanjut dia, pengembangan minapadi Sleman dijelaskan sudah dilakukan sejak lama dimana lokasi pengembangannya telah menyebar di Kabupaten Sleman, Kecamatan Pakem, Ngemplak, Seyegan dan Berbah. Meski awalnya, memang hanya diikuti beberapa gelintir masyarakat saja lewat swadaya.

"Awalnya dilakukan oleh swadaya kelompok dengan luas berkisar 1000-3000 meter persegi (m2). Saat itu saya ingat, minapadi hanya dilakukan dalam rangka pembenihan sebelum ditebar di kolam," tandasnya.

Akhirnya dengan kegiatan yang berkesinambungan di tahun 2015, FAO menunjuk Sleman sebagai salah satu percontohan budidaya minapadi. Kegiatan ini berada di Kecamatan Sayegan seluas 25 hektar (ha). Dari 25 ha tersebut, 17 ha berada di dusun Cibuk Kidul, Desa Margoluwih dan 7 ha di dusun Kandangan, Desa Margodadi, Kecamatan Seyegan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
35 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
52 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved