Pertamina-Marubeni Gandeng GE Wujudkan Pembangunan PLTGU Terbesar di RI

Minggu, 13 Maret 2016 - 12:55 WIB
Pertamina-Marubeni Gandeng...
Pertamina-Marubeni Gandeng GE Wujudkan Pembangunan PLTGU Terbesar di RI
A A A
JAKARTA - Konsorsium PT Pertamina (Persero) dan Marubeni menyepakati kerjasama eksklusif dengan General Electric untuk penyediaan teknologi Combined Cycle Gas Turbine untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) IPP Jawa 1 berkapasitas 1.600 MW. PLTGU IPP Jawa 1 tersebut akan menjadi proyek PLTGU terbesar se-Indonesia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, ditetapkannya General Electric sebagai penyedia teknologi pada proyek IPP Jawa 1, menandai masuknya konsorsium Pertamina-Marubeni pada tahapan penting untuk mempersiapkan diri dalam tender IPP Jawa 1 oleh PT PLN (Persero).

"Kami optimis dengan kesepakatan kerjasama eksklusif yang sudah terjalin antara konsorsium Pertamina-Marubeni dan General Electric. General Electric telah menyatakan komitmen kuatnya untuk memberikan dukungan maksimal kepada konsorsium, termasuk penyediaan teknologi yang paling advance dan efisien di dunia," tuturnya seperti dalam rilis yang diterima Sindonews di Jakarta, Minggu (13/3/2016).

General Electric akan menyediakan teknologi pembangkitan listrik CCGR paling mutakhir di dunia, yaitu 9HA. Teknologi yang telah terbukti dan banyak digunakan di dunia tersebut diyakini dapat meningkatkan efisiensi pembangkitan menjadi di atas 61%, sebagaimana banyak tersedia di pasar saat ini.

Proyek pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) IPP Jawa 1 akan menjadi yang terbesar di Indonesia dengan perkiraan investasi USD2 miliar (termasuk FSRU) dan merupakan bagian dari program kelistrikan 35.000 MW. PLN diinformasikan akan mulai membuka penawaran tender pada awal Mei 2016.

Konsorsium Pertamina-Marubeni juga telah menyepakati kerjasama dengan Samsung C&T sebagai penyedia jasa Engineering, Procurement, and Construction (EPC). Bergabungnya pemain-pemain besar di industri pembangkitan listrik tersebut, kata Wianda, membuktikan keseriusan Pertamina sebagai leader dari konsorsium ini untuk mendukung pemerintah dan PLN merealisasikan proyek IPP Jawa 1 yang telah direncanakan.

"General Electric dengan teknologi mutakhirnya, Samsung C&T sebagai pelaksana EPC kelas dunia, dan Marubeni yang merupakan salah satu IPP terbaik global bersama-sama Pertamina yang merupakan National Energy Company Indonesia siap mendukung pemerintah untuk program 35.000 MW khususnya IPP Jawa 1," tutup Wianda. (lly)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
20 menit yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
45 menit yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
59 menit yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
1 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
1 jam yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved