Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Menguat

Senin, 14 Maret 2016 - 12:33 WIB
Rupiah dan IHSG Siang...
Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini masih cukup dibanding penutupan sebelumnya, meski masih berada di atas Rp13.000/USD. Penguatan ini di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.010/USD dengan kisaran harian Rp12.985-Rp13.035/USD. Posisi tersebut masih terlihat menguat dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.040/USD.

(Baca: USD Stabil, Rupiah Akhirnya Dibuka Tembus Level Rp12.000/USD)

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.010/USD. Posisi tersebut masih perkasa dari penutupan sebelumnya di level Rp13.074/USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.015/USD, masih menguat 30 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.045/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.020/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.087/USD.

Sementara, IHSG sesi I tetap berada di jalur positif sejak pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini menguat 45,34 poin atau 0,94% ke level 4.859,12. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 26,47 poin atau 0,55% ke level 4.840,25. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 20,58 poin atau 0,43% ke level 4.813,78.

(Baca: IHSG dan Bursa Asia Kompak Rebound)

Sektor saham dalam negeri pada siang hari ini hampir semuanya menghijau. Sektor dengan penguatan paling tinggi adalah aneka industri dengan kenaikan 1,64% disusul sektor properti yang naik 1,40%. Sementara, sektor yang melemah hanya perkebunan yang turun 0,15%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,52 triliun dengan 2,67 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp14,31 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp941,34 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp955,65 miliar. Tercatat 203 saham menguat, 78 melemah dan 81 stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sementara, saham yang melemah di antaranya, PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (SOBI), PT Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP), dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
28 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
48 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved