Perizinan dan Regulasi Hambatan Pengusaha dalam Berinvetasi

Rabu, 16 Maret 2016 - 15:17 WIB
Perizinan dan Regulasi...
Perizinan dan Regulasi Hambatan Pengusaha dalam Berinvetasi
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani menuturkan, banyak hambatan yang dialami pengusaha selama ini dalam mengurus perizinan investasi di dalam negeri. Salah satunya regulasi perizinan yang masih berlapis sehingga memperlambat kegiatan investasi.

Maka, Shinta meminta kepada pemerintah untuk melakukan cut down atas perizinan yang seharusnya bisa disederhanakan. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin sempat mendengungkan bahwa perizinan investasi di Indoensia akan dilebur menjadi satu kertas agar Indoensia bisa di peringkat 40-an dalam kemudahan berinvestasi.

(Baca: Jokowi Minta Izin Usaha Dilebur Jadi Satu Kertas)

"Aduh banyak sekali, segala hambatan itu pasti ada. Kalau menurut saya, yang paling penting ini kan kalau dilihat dari segi regulasi yang paling menghambat. Sebetulnya selain perizinan, regulasi itu banyak yang mesti direview. Seperti Perda, jadi enggak cuma regulasi di pusat tapi di daerah pun perlu diubah atau di cut. Ini dari segi regulasi," kata Shinta kepada Sindonews di Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Pihaknya juga mengingatkan, dengan banyaknya layer perizinan tersebut, seharusnya ego sektoral kementerian bisa diredam dengan memangkas perizinan mereka yang tidak terlalu perlu.

"Sebenarnya layer-layer kepentingan masing-masing kementerian kan, walapun sudah ada PTSP, tapi tetap saja izin-izin itu banyak sekali. Itu yang saya pikir jadi lebih melambatkan proses investasi tersebut," kata dia.

Selain itu, infrastruktur juga menjadi tantangan pengusaha lantaran belum tercukupinya sarana infrastruktur untuk pengusaha yang akan melakukan investasi.

"Selalu ada tantangannya karena Indonesia tidak cukup hanya dengan infrastruktur, sehingga kalau kita mau investasi di sektor tertentu, infrastrukutrnya juga jadi kendala dari segi konektivitasnya," pungkasnya.

Baca:

Jokowi Hapus Lima Izin Penghambat Kemudahan Investasi
Tingkat Kemudahan Investasi RI Bisa Rangking 40 Dunia
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
28 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
49 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
1 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
1 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
2 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved