Emas Dunia Turun, Harga Emas Antam Malah Melonjak

Kamis, 17 Maret 2016 - 09:35 WIB
Emas Dunia Turun, Harga...
Emas Dunia Turun, Harga Emas Antam Malah Melonjak
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini melonjak setelah beberapa hari terkahir terus mengalami penurunan. Naiknya harga emas Antam hari ini terjadi di tengah merosotnya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Kamis (17/3/2016), harga jual emas Antam naik Rp14.000 menjadi Rp573.000/gram dari sebelumnya Rp559.000/gram. Sementara, harga buyback emas Antam melonjak Rp8.000 menjadi Rp518.000/gram dari sebelumnya Rp510.000/gram.

Emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.106.000, dengan harga per gram Rp553.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.641.000 dengan harga Rp547.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.176.000 dengan harga per gram Rp544.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.720.000 dengan harga per gram Rp544.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.390.000, dengan harga per gram Rp539.000.

Harga emas 25 gram Rp13.400.000 dengan harga per gram Rp536.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.750.000, dengan harga per gram Rp535.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.450.000, dengan harga per gram Rp534.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp133.500.000, dengan harga per gram Rp534.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp266.800.000 dengan harga per gram Rp533.600.

Dilansir Reuters, harga emas global hari ini turun karena pasar sedikit istirahat setelah naik 2,5% pada sesi sebelumnya menyusul keputusan Federal Reserve yang menahan suku bunga, sehingga menambah tekanan pada USD.

Harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD1.259,61 per ons pada pukul 00.35 GMT, setelah membukukan kenaikan terbesar sehari dalam lima pekan sebesar USD1.264 per ons.

Sementara, harga emas AS juga melonjak 2,5% menjadi USD1.260,7 per ons, setelah sebelumnya turun 0,1% pada sesi terakhir sebelum pernyataan The Fed.

Saham Asia menguat di awal perdagangan USD berada defensif setelah menderita kerugian besar setelah The Fed mengurangi jumlah kenaikan suku bunga yang direncanakan untuk tahun ini.

The Fed akhirnya mempertahankan suku bunga setelah pertemuan dua hari, seperti yang diharapkan. Namun, proyeksi segar dari pembuat kebijakan menunjukkan mereka diharapkan akan terjadi kenaikan suku bunga seperempat poin pada akhir tahun ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
17 menit yang lalu
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
23 menit yang lalu
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
32 menit yang lalu
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
54 menit yang lalu
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
1 jam yang lalu
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved