IHSG Tergelincir ke Zona Merah, Rupiah Siang Ini Masih Loyo
Kamis, 31 Maret 2016 - 12:47 WIB
IHSG Tergelincir ke Zona Merah, Rupiah Siang Ini Masih Loyo
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I siang ini, Kamis (31/3/2016) tercatat masih loyo sejak pembukaan tadi pagi pada saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik terpuruk. Bursa saham Tanah Air sempat menguat pada sesi pembukaan pagi tadi sebelum balik melemah ke zona merah.
Posisi rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas, siang ini dtutup pada level Rp13.310/USD, atau masih semakin melemah cukup dalam dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.265/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah menunjukkan siang ini berhenti pada posisi Rp13.305/USD dengan kisaran harian Rp13.240-Rp13.305/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.260/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.282/USD. Posisi tersebut terdepresiasi atau turun sebesar 26 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.256/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak pada level Rp13.276/USD. Posisi ini justru menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.359/USD.
Sementara, IHSG sesi I balik terdepresiasi ketika sempat menghijau pada pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini menyusut turun 0,74 poin atau 0,02% ke level 4.815,92. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 21,44 poin atau 0,45% ke level 4.838,09. Dan pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat 35,36 poin atau 0,74% ke level 4.816,65.
Sektor saham siang ini bergerak variatif dengan sektor pelemahan terdalam adalah infrastruktur turun 1,17% disusul sektor aneka industri dasar yang turun 0,50%. Sektor yang mengalami penguatan yakni sektor aneka industri naik 0,68%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,10 triliun dengan 3,60 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp5,97 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,3 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,3 triliun. Tercatat 130 saham menguat, 149 melemah dan 89 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT XL Axiata Tbk. (EXCL), PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk. (AMAG) serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI).
Posisi rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas, siang ini dtutup pada level Rp13.310/USD, atau masih semakin melemah cukup dalam dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.265/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah menunjukkan siang ini berhenti pada posisi Rp13.305/USD dengan kisaran harian Rp13.240-Rp13.305/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.260/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.282/USD. Posisi tersebut terdepresiasi atau turun sebesar 26 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.256/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak pada level Rp13.276/USD. Posisi ini justru menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.359/USD.
Sementara, IHSG sesi I balik terdepresiasi ketika sempat menghijau pada pembukaan tadi pagi. IHSG siang ini menyusut turun 0,74 poin atau 0,02% ke level 4.815,92. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 21,44 poin atau 0,45% ke level 4.838,09. Dan pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat 35,36 poin atau 0,74% ke level 4.816,65.
Sektor saham siang ini bergerak variatif dengan sektor pelemahan terdalam adalah infrastruktur turun 1,17% disusul sektor aneka industri dasar yang turun 0,50%. Sektor yang mengalami penguatan yakni sektor aneka industri naik 0,68%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,10 triliun dengan 3,60 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp5,97 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,3 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,3 triliun. Tercatat 130 saham menguat, 149 melemah dan 89 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT XL Axiata Tbk. (EXCL), PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk. (AMAG) serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI).
(akr)
Lihat Juga :