Pertamina Berpotensi Dapat Nilai Tambah USD651 Juta dari ISC

Senin, 04 April 2016 - 17:32 WIB
Pertamina Berpotensi...
Pertamina Berpotensi Dapat Nilai Tambah USD651 Juta dari ISC
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku berpotensi mendapatkan nilai tambah (value added) dan efisiensi sebesar USD651‎ juta ketika pengadaan minyak mentah dan produk minyak bertransformasi ke Integrated Supply Chained (ISC). Seperti diketahui transformasi tersebut dilakukan sejak Mei 2015 seiring dengan dilakukannya proses likuidasi Pertamina Energy Trading Limited (Petral) Group.

"Dari insiatif-insiatif yang mulai dilakukan ISC tahun ini, Pertamina berpotensi dapat menciptakan nilai tambah dan efisiensi sebesar USD651 juta hingga 2017. Ini tentu menggembirakan apabila ruang-ruang pembenahan dapat dioptimalkan sehingga mendatangkan benefit bagi Pertamina dan juga lndonesia," katanya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Lebih lanjut dia menerangkan transformasi ISC telah melahirkan tiga tahapan penting yaitu Fase 1.0 atau fase Quick Win, Fase 2.0 atau fase World Class ISC, dan Fase 3.0 di mana ISC akan menjadi Talent Engine. Dari Fase 1.0 tersebut, menurutnya ISC telah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi kinerja Pertamina secara keseluruhan dengan dihasilkannya efisiensi sebesar USD208,1juta sepanjang tahun lalu.

Pada Fase 2.0, dijelaskan terdapat enam inisiatif yang dikembangkan, yaitu pemilihan minyak mentah berdasarkan nilai keekonomian, penambahan Iist minyak mentah yang dapat diolah di kilang Pertamina, dan pembenahan kebijakan pengadaan, peningkatan volume minyak mentah domestik, optimasi pengolahan, serta penyederhanaan syarat & ketentuan (GT&C) pengadaan sesuai dengan standar internasional.

Sementara Senior Vice President ISC, Daniel Purba menuturkan, potensi nilai tambah tersebut didapatkan dari upaya pengadaan minyak mentah berdasarkan nilai keekonomian, penambahan list minyak mentah yang bernilai ekonomis tinggi yang dapat diolah di kilang Pertamina, dan kebijakan pengadaan minyak mentah secara berjangka.

Selain itu, dengan peningkatan volume minyak mentah domestik kepada Pertamina,‎ optimasi pengolahan minyak mentah untuk mendapatkan margin terbaik, dan penyederhanaan syarat dan ketentuan dalam pengadaan minyak mentah sesuai dengan standar internasional. ‎"Kalau sudah jalan sepenuhnya, (transformasi ke ISC) bisa memberikan value creation sebesar USD651 juta per tahun," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT SPIL Gandeng Unilever...
PT SPIL Gandeng Unilever Indonesia Terapkan Supply Chain Visibility
Integrated Terminal...
Integrated Terminal Bitung Mulai Menyalurkan Produk Pertamina Dex
Ifati, Bayi Rusa Hasil...
Ifati, Bayi Rusa Hasil Konservasi Integrated Terminal Makassar
BNI Salurkan Pembiayaan...
BNI Salurkan Pembiayaan Supply Chain untuk Mitra Bumi Serpong Damai
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Kadin Apresiasi Temu...
Kadin Apresiasi Temu Bisnis IKM Otomotif, Dorong Penguatan Supply Chain
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
40 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved