Harga Emas Antam Turun Iringi Emas Dunia

Selasa, 05 April 2016 - 08:46 WIB
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Iringi Emas Dunia
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini berbalik menurun setelah kemarin mengalami kenaikan. Pelemahan harga emas Antam hari ini seiring merosotnya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa (5/4/2016), harga jual emas Antam turun sebesar Rp3.000 menjadi Rp559.000/gram dari sebelumnya Rp562.000/gram. Sementara, harga buyback emas Antam juga turun Rp3.000 menjadi Rp510.000/gram dari sebelumnya Rp513.000/gram.

Harga emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.078.000, dengan harga per gram Rp539.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.599.000 dengan harga per gram Rp533.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.120.000 dengan harga per gram Rp530.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.650.000 dengan harga per gram Rp530.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.250.000, dengan harga per gram Rp525.000. Harga emas 25 gram Rp13.050.000 dengan harga per gram Rp522.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.050.000, dengan harga per gram Rp521.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp52.050.000, dengan harga per gram Rp520.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp130.000.000, dengan harga per gram Rp520.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp259.800.000 dengan harga per gram Rp519.600.

Dilansir Reuters, emas global kembali mengalami kerugian atau turun di tengah adanya kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga AS lebih awal dari ekspektasi pasar.

Harga emas dunia di pasar spot turun ke level USD1.215,55 per ons, setelah pada dua sesi sebelumnya turun 1,4%. Harga emas telah mencatat kenaikan terbesar kuartalan dalam hampir 30 tahun pada kuartal pertama tahun ini hingga sebesar 16%.

Namun, hal itu mulai pudar bahwa The Fed akan bergerakn untuk menormalkan suku bunga karena kekhawatiran atas perekonomian global. The Fed menaikkan suku bunga pada Desember tahun ini dan menjadi pertama kali dilakukan The Fed dalam hampir satu dekade.

Harga logam memang sangat trepengaruh kenaikan suku bunga karena juga bersentuhan dengan USD. Penurunan Emas mulai terjadi setelah data nonfarm payrolls pada Jumat menunjukkan naik 215.000, lebih tinggi dari ekspektasi sebesar 205.000.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
3 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
4 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
7 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
7 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
7 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved