Panama Papers Bocor, Mossack Fonseca Klaim Korban Hack

Rabu, 06 April 2016 - 12:20 WIB
Panama Papers Bocor,...
Panama Papers Bocor, Mossack Fonseca Klaim Korban Hack
A A A
PANAMA - Mossack Fonseca mengklaim jadi korban hacker yang berasal dari luar perusahaan terkait bocornya daftar data ribuan klien mereka seperti disampaikan oleh pengacara perusahaan pengelola investasi asal Panama tersebut. Bahkan mereka menekankan bakal mengajukan keluhan terkait hal tersebut kepada Jaksa Penutut.

Sebagai informasi data yang disebut Panama Papers itu mengungkap 11,5 juta rekaman yang merentang hingga 40 tahun lamanya, melibatkan 214.000 entitas offshore, 500 bank berskala internasional, serta individu dan perusahaan di 200 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Jutaan dokumen itu juga memuat mengenai individu dan entitas bisnis yang memanfaatkan perusahaan offshore untuk menghindari pajak dan melakukan pencucian uang. Beberapa taipan dan pebisnis mendirikan perusahaan dengan tujuan tertentu atau special purpose vihicle (SPV) di negara surga pajak (tax heaven).

Dilansir Reuters, Rabu (6/4/2016) Founding partner Ramon Fonseca mengatakan firma Mossack Fonseca, yang mengkhususkan diri dalam mendirikan perusahaan offshore, mengklaim tidak melanggar hukum dan menyatakan semua yang dilakukan adalah legal. Ia juga menjelaskan juga belum pernah menghancurkan dokumen atau membantu siapa pun menghindari pajak atau pencucian uang.

(Baca Juga: Kenali Skandal Panama Papers lewat Analogi Celengan Babi)

Menurutnya, email perusahaan, yang ekstraknya diterbitkan dalam investigasi oleh International Consortium of Investigate Journalist (ICIJ) dan organisasi mendia lainnya, di ambil di luar konteks dan disalahartikan.

Lebih dari 11,5 juta dokumen bocor dari firma hukum telah menyebabkan kemarahan publik atas bagaimana orang kaya dunia dan berkuasa mampu menyimpan kekayaan mereka, dan bahkan menghindari pajak.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama, Ini Respons Presiden Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Blusukan Cari Peluang Tingkatkan Kerja Sama RI-Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Beberkan Capaian KBRI Panama
Kepala Humas Meta Mundur...
Kepala Humas Meta Mundur di Tengah Kontroversi Facebook Papers
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
23 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
47 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved