Harga Minyak Dunia Kembali Perkasa di Atas USD40/Barel
Senin, 11 April 2016 - 08:57 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Perkasa di Atas USD40/Barel
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan hari ini di awal pekan memperpanjang tren penguatan ketika akhir pekan kemarin tercatat persediaan dan produksi minyak Amerika Serikat (AS) menurun. Sementara itu harapan terkait pembekuan negara-negara eksportir minyak semakin tinggi untuk kemudian menaikkan harga minyak global.
Dilansir Reuters, Senin (11/4/2016) pada saat yang sama analis mengatakan membaiknya permintaan minyak global juga mempercepat perbaikan harga setelah tertekan membanjirnya pasokan sejak pertengahan 2014 lalu. Hari ini minyak mentah berjangka AS tercatat USD40,14 per barel pada pukul 00.24 GMT, naik 42 sen atau 11% dari posisi terakhir akhir pekan kemarin.
Sementara minyak Brent juga mengalami kenaikan sebesar 32 sen atau 0,8% menjadi USD42.26 per barel. Perusahaan-perusahaan energi AS telah memotong rig minyak mereka dalam tiga pekan beruntun ke level terendah sejak November 2009. Sebelumnya harga minyak AS juga telah didukung oleh penurunan stok minyak, meski sempat ke posisi tertinggi.
Untuk Brent dipengaruhi oleh harapan pertemuan negara-negara Afrika Barat pada 17 April terkait rencana menekan produksi, setelah sebelumnya sempat melonjak 1 juta barel per hari melebihi permintaan produksi. Dengan kedua benchmark kembali naik ke atas USD40 per barel, analis memperkirakan investor akan kembali tertarik jika harga saat ini melebihi apa yang terjadi di Maret.
Saat itu Brent bangkit di atas level USD42,50 per barel dan WTI naik ke posisi USD41,90 per barel. "Harga minyak mentah telah kembali mendekati posisi tertinggi di bulan Maret dan ini sangat signifikan. Jika harga minyak dapat bertahan dan dijaga dalam level ini, maka sentimen investor terhadap komoditas akan menerima dorongan lebih lanjut," kata ANZ bank.
Dilansir Reuters, Senin (11/4/2016) pada saat yang sama analis mengatakan membaiknya permintaan minyak global juga mempercepat perbaikan harga setelah tertekan membanjirnya pasokan sejak pertengahan 2014 lalu. Hari ini minyak mentah berjangka AS tercatat USD40,14 per barel pada pukul 00.24 GMT, naik 42 sen atau 11% dari posisi terakhir akhir pekan kemarin.
Sementara minyak Brent juga mengalami kenaikan sebesar 32 sen atau 0,8% menjadi USD42.26 per barel. Perusahaan-perusahaan energi AS telah memotong rig minyak mereka dalam tiga pekan beruntun ke level terendah sejak November 2009. Sebelumnya harga minyak AS juga telah didukung oleh penurunan stok minyak, meski sempat ke posisi tertinggi.
Untuk Brent dipengaruhi oleh harapan pertemuan negara-negara Afrika Barat pada 17 April terkait rencana menekan produksi, setelah sebelumnya sempat melonjak 1 juta barel per hari melebihi permintaan produksi. Dengan kedua benchmark kembali naik ke atas USD40 per barel, analis memperkirakan investor akan kembali tertarik jika harga saat ini melebihi apa yang terjadi di Maret.
Saat itu Brent bangkit di atas level USD42,50 per barel dan WTI naik ke posisi USD41,90 per barel. "Harga minyak mentah telah kembali mendekati posisi tertinggi di bulan Maret dan ini sangat signifikan. Jika harga minyak dapat bertahan dan dijaga dalam level ini, maka sentimen investor terhadap komoditas akan menerima dorongan lebih lanjut," kata ANZ bank.
(akr)
Lihat Juga :