Harga Minyak Mentah Dunia Turun Tipis

Selasa, 12 April 2016 - 08:58 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Turun Tipis
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan awal Asia hari ini, Selasa (12/4/2016) tercatat sedikit melemah, meski masih berada di atas level USD40 per barel. Penurunan ini dipengaruhi jelang pertemuan negara-negara pengekspor dan produsen utama minyak untuk membahas pembekuan produksi dan menekan pasokan Onternasional.

Dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) berada pada level USD40.27 per barel pada pukul 00.59 GMT, atau mengalami penurunan sebesar 9 sen dari posisi kemarin. Sedangkan minyak Brent berada di level USD42.70 barel, posisi ini lebih rendah 13 sen dibandingkan sebelumnya yang sempat mencapai level tertinggi.

Kabarnya produsen minyak dari Timur Tengah dan Rusia, namun tidak termasuk Amerika Serikat (AS) berencana menggelar pertemuan di Ibukota Qatar, Doha pekan depan. Pertemuan ini untuk membahas langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menekan pasokan global. Saat ini produksi 2 juta barel minyak mentah setiap harinya dinilai telah melebihi permintaan sehingga tertimbun dalam tangki penyimpanan di seluruh dunia.

Para analis mengharapkan produsen untuk membekukan produksi yang melampaui konsumsi dan mendekati rekor tertinggi untuk membanjiri pasokan. "Potensi risiko untuk harga adalah dengan pembekuan pada level ini dan ini akan melebihi intervensi pasar. Meski begitu Anda harus tetap melihat kejutan apa saja yang akan terjadi di pasar," jelas Kepala Analis CMC Markets, Ric Spooner.

Analis di Bernstein mengatakan bahwa mereka berharap permintaan minyak dunia tumbuh pada level tahunan sebesar 1,4% antara 2016 dan 2020, dan versus pertumbuhan tahunan sebesar 11% selama dasawarsa terakhir. Serta permintaan global akan mencapai 101.1 juta barel per hari (bpd) pada 2020 dari posisi sekarang sebesar 94.6 juta bpd.

Melihat lebih jauh ke masa depan, Bernstein mengatakan bahwa permintaan minyak dunia kemungkinan besar akan mencapai puncak di 2030. "Dunia akan mencapai 'permintaan puncak' sebelum 'pasokan memuncak'. Permintaan minyak global cenderung melesat di sekitar 2030-2035 di angka 108 juta bpd," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
18 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
55 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved