Harga Emas Antam Naik Iringi Tren Positif Emas Global
Selasa, 12 April 2016 - 09:22 WIB
Harga Emas Antam Naik Iringi Tren Positif Emas Global
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini kompak menguat dibandingkan awal pekan kemarin. Kenaikan harga emas Antam mengikuti lompatan tinggi emas dunia untuk mencapai posisi tertinggi dalam tiga pekan terakhir.
Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa (11/4/2016), harga jual emas Antam naik Rp5.000 menjadi Rp574.000/gram dari posisi sebelumnya di awal pekan kemarin yakni Rp569.000/gram. Sementara harga buyback emas Antam juga tercatat menguat Rp3.000 menjadi Rp524.000/gram dari sebelumnya Rp521.000/gram.
Harga emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.108.000, dengan harga per gram Rp554.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.644.000 dengan harga per gram Rp548.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.180.000 dengan harga per gram Rp545.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.725.000 dengan harga per gram Rp545.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.400.000, dengan harga per gram Rp540.000. Harga emas 25 gram Rp13.425.000 dengan harga per gram Rp537.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.800.000, dengan harga per gram Rp536.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.550.000, dengan harga per gram Rp535.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp133.750.000, dengan harga per gram Rp535.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp267.300.000 dengan harga per gram Rp534.600.
Dilansir Reuters hari ini, emas dunia melompat ke level tertinggi ketika The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) diharapkan tidak menaikkan suku bunga acuan AS (Fed rate) dalam waktu dekat dan dolar AS (USD) pada awal perdagangan mendekati posisi terburuk dalam hampir delapan bulan.
Harga emas di pasar spot meningkat menjadi USD1,259.66 per ons pada awal perdagangan hari ini dan menjadi yang tertinggi sejak 18 Maret, lalu. Namun keuntungan itu berakhir dengan penurunan sebesar 0,2% di level USD1.254,70 per ons pada pukul 00.36 GMT, setelah sempat bertambah 1,4% pada perdagangan semalam.
Emas berjangka AS juga mengalami kenaikan ke posisi tertinggi dalam tiga pekan ke level USD1.261,90. Sementara USD pada awal pekan kemarin berada di titik terendah sejak Agustus terhadap beberapa mata uang utama dan kalah melawan yen Jepang dalam 17 bulan. Greenback juga tertekan ketika permintaan untuk USD berkurang.
Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa (11/4/2016), harga jual emas Antam naik Rp5.000 menjadi Rp574.000/gram dari posisi sebelumnya di awal pekan kemarin yakni Rp569.000/gram. Sementara harga buyback emas Antam juga tercatat menguat Rp3.000 menjadi Rp524.000/gram dari sebelumnya Rp521.000/gram.
Harga emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.108.000, dengan harga per gram Rp554.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.644.000 dengan harga per gram Rp548.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.180.000 dengan harga per gram Rp545.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.725.000 dengan harga per gram Rp545.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.400.000, dengan harga per gram Rp540.000. Harga emas 25 gram Rp13.425.000 dengan harga per gram Rp537.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.800.000, dengan harga per gram Rp536.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.550.000, dengan harga per gram Rp535.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp133.750.000, dengan harga per gram Rp535.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp267.300.000 dengan harga per gram Rp534.600.
Dilansir Reuters hari ini, emas dunia melompat ke level tertinggi ketika The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) diharapkan tidak menaikkan suku bunga acuan AS (Fed rate) dalam waktu dekat dan dolar AS (USD) pada awal perdagangan mendekati posisi terburuk dalam hampir delapan bulan.
Harga emas di pasar spot meningkat menjadi USD1,259.66 per ons pada awal perdagangan hari ini dan menjadi yang tertinggi sejak 18 Maret, lalu. Namun keuntungan itu berakhir dengan penurunan sebesar 0,2% di level USD1.254,70 per ons pada pukul 00.36 GMT, setelah sempat bertambah 1,4% pada perdagangan semalam.
Emas berjangka AS juga mengalami kenaikan ke posisi tertinggi dalam tiga pekan ke level USD1.261,90. Sementara USD pada awal pekan kemarin berada di titik terendah sejak Agustus terhadap beberapa mata uang utama dan kalah melawan yen Jepang dalam 17 bulan. Greenback juga tertekan ketika permintaan untuk USD berkurang.
(akr)
Lihat Juga :