Blok Masela Bakal Serap 380 Ribu Pekerja, Ini Janji Menko Maritim

Selasa, 19 April 2016 - 18:35 WIB
Blok Masela Bakal Serap...
Blok Masela Bakal Serap 380 Ribu Pekerja, Ini Janji Menko Maritim
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menginginkan agar keberadaan Blok Masela, Maluku dapat melibatkan penduduk setempat. Oleh karena itu, dia berjanji akan menyiapkan penduduk setempat agar menjadi tenaga kerja terampil di blok migas tersebut.

Dia memperkirakan, Lapangan Abadi tersebut dapat menyerap tenaga kerja sekitar 380 ribu orang di berbagai bidang. Sebabnya pengembangan kilang di Blok Masela akan dilakukan secara terintegrasi dengan industri pendukung lainnya, seperti industri petrokimia.

"Diperkirakan itu (tenaga kerja di Blok Masela) sekitar totalnya 380 ribu orang di berbagai bidang. Nah tentu ada kualifikasinya apa. Sebagian disiapkan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada, sedangkan sebagian disiapkan oleh universitas, dan politeknik," katanya di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

(Baca Juga: Bidang Tenaga Kerja Ini Dibutuhkan di Blok Masela)

Mantan Menko bidang Perekonomian ini menekankan, Blok Masela tidak hanya difokuskan untuk mengekspor Liquefied Natural Gas (LNG) semata. Namun juga untuk mengembangkan industri petrokimia.

(Baca Juga: Jokowi Pakai Intelijen Putuskan Kilang Darat Blok Masela)

‎Blok Masela, lanjut dia juga akan dikembangkan dengan pola fully integrated di mana seluruh industri pendukung akan menyatu di lokasi tersebut. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat menikmati keberadaan Blok Masela.

"Karena Presiden tidak mau polanya seperti Lhokseumawe yang sifatnya enclave, tertutup, seperti kota terpisah atau seperti Bontang. Presiden maunya yang fully integrated yang rakyat juga bisa menikmati. Kami minggu depan akan ke Bintulu, Serawak untuk melihat model integrated," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
6 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
6 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
7 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
7 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
8 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
8 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved