DPR Dorong Hasil Produksi Blok Masela Mengalir ke Dalam Negeri

Rabu, 20 April 2016 - 15:38 WIB
DPR Dorong Hasil Produksi...
DPR Dorong Hasil Produksi Blok Masela Mengalir ke Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah agar mengingatkan kontraktor Blok Masela dalam hal ini Inpex Corporation dan Shell Indonesia untuk mengalirkan hasil produksi minyak dan gas (migas) nya kepada kebutuhan dalam negeri. Hal ini guna mencegah agar hasil produksi tersebut tidak langsung diekspor ke luar negeri, seperti kasus Blok Tangguh, Bintuni yang hasilnya lari ke China.

‎Anggota Komisi VII DPR RI Satya W Yudha mengatakan, hal tersebut seharusnya menjadi persyaratan yang dimasukkan dalam revisi Plan of Development (PoD) yang kini tengah dipersiapkan Inpex Corporation dan Shell Indonesia. Dia juga menambahkan pemerintah patut disalahkan jika tidak memasukkan persyaratan tersebut dalam revisi PoD.

"‎Siapa yang menjamin, rakyat sekitar bisa menikmati? Harusnya ada yang jamin. Saya tidak menyalahkan KKKS, saya blame government karena harusnya ada pengaturan soal kemana migas itu mengalir. Jangan seperti gas Tangguh dulu, yang mengalir ke China. Harus ada proper scenario untuk memenuhi demand domestik," katanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (20/4/2016).

(Baca Juga: Blok Masela Bakal Serap 380 Ribu Pekerja, Ini Janji Menko Maritim)

Dia juga menegaskan, multiplier effect yang diberikan ke masyarakat jangan sekadar pembangunan masyarakat (community of development). Oleh karena itu, harus ada intervensi pemerintah agar kontraktor memasukkan unsur multiplier effect dalam revisi PoD.

"Ini yang penting, memang harus memasukkan multiplier effect itu ke POD. Selama ini kan investasi dalam negeri lewat global value chain. Sekarang kita tidak begitu butuh itu. Kita harus bikin national value chain, kasih ke industri pipa dalam negeri misalnya. Itu requirement buat investor‎," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
5 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
5 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
6 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
6 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
7 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
7 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved