Tax Amnesty Cara Pemerintah Tindak Lanjuti Panama Papers

Jum'at, 22 April 2016 - 16:23 WIB
Tax Amnesty Cara Pemerintah...
Tax Amnesty Cara Pemerintah Tindak Lanjuti Panama Papers
A A A
JAKARTA - Kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty menurut Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki adalah cara pemerintah untuk menindaklanjuti skandal Panama Papers. Diyakini kebijakan tersebut akan menjadi solusi bersama buat para tokoh dan pengusaha yang namanya masuk dalam daftar Panama Papers.

"Saya kira mekanisme tax amnesty akan bisa dipakai oleh mereka yang sekarang nama-namanya sudah disebut ada dalam daftar Panama Papers. Jadi ini solusi bersama," jelas dia di Kantornya, Jumat (22/4/2016).

(Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Panama Papers Bukti Sistem Pajak RI Lemah)

Seperti diketahui Panama Papers adalah sebutan untuk bocornya klien firma hukum bernama Mossack Fonseca yang berbasis di Panama. Dalam list tersebut mengungkap 11,5 juta rekaman yang melibatkan 214.000 entitas offshore, 500 bank berskala internasional, serta individu dan perusahaan di 200 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.

(Baca Juga: 40 Negara Gagal Terapkan Tax Amnesty, RI Diminta Belajar)

Jutaan dokumen yang dijuluki Panama Papers itu memuat mengenai individu dan entitas bisnis yang memanfaatkan perusahaan offshore untuk menghindari pajak dan melakukan pencucian uang. Terkait hal itu, Teten menerangkan bahwa pemerintah perlu menjalin kerjasama dengan negara lain untuk menelusuri daftar orang-orang Indonesia yang masuk dalam daftar itu.

Selain itu dia juga menegaskan bahwa daftar yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak (DJP) lebih lengkap dari Panama Papers. "Kalau di Panama Papers hanya disebutkan nama, tidak disebutkan jumlah uangnya. Artinya yang dikonfirmasi nama-nama itu, jadi perlu instrumen hukum. Maka dari itu tax amnesty menjadi relevan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pandora Papers Bongkar...
Pandora Papers Bongkar Deretan Miliarder Dunia Curangi Pajak, Termasuk Raja Abdullah
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved