Setelah Menlu, Menteri Yasonna Menjawab Sidak Rizal Ramli
Senin, 25 April 2016 - 23:32 WIB
Setelah Menlu, Menteri Yasonna Menjawab Sidak Rizal Ramli
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly mengaku tidak mengetahui mengenai fasilitas bebas visa yang ternyata belum diimplementasikan secara menyeluruh. Pasalnya, dalam inspeksi yang dilakukan Menko bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, tadi pagi menemukan fakta para turis masih diharuskan menggunakan visa dan membayar visa on arrival sebesar USD35.
Yasonna menuturkan, pada dasarnya sistem tersebut harusnya bersifat otomatis. Jadi, saat pemerintah memutuskan untuk membebaskan visa bagi 169 negara, maka secara otomatis saat mereka melancong ke Indonesia tidak perlu mengurus visa lagi.
Karena itu, dirinya berjanji akan mengecek kasus tersebut kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. "Di sistem harusnya otomatis, nanti saya cek sama Dirjen Imigrasi. Harusnya kan langsung, jadi 169 negara itu harusnya dikenakan," singkatnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/4/2016).
(Baca: Rizal Ramli Sidak, Menlu Retno Menjawab)
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli hari ini melakukan sidak di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, untuk memantau implementasi kebijakan bebas visa bagi 169 negara di dunia.
Dalam inspeksi tersebut, Rizal menemukan fakta bahwa ternyata banyak turis yang belum mengetahui kebijakan bebas visa, dan masih membayar biaya visa on arrival sebesar USD35.
Rizal mengatakan, masih banyak turis yang belum mengetahui bahwa Indonesia telah membebaskan visa kepada 169 negara. Karena itu, pihaknya akan mengirimkan surat kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk melakukan sosialisasi kepada negara tersebut terkait kebijakan bebas visa.
"Masih banyak yang belum tahu Indonesia bebas visa, kita minta deputi kirim surat ke Menlu agar ada sosialsiasi di negara yang kita berikan bebas visa, supaya mereka memahami ini," katanya di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
(Baca: Ini Temuan Rizal Ramli Saat Sidak di Bandara Soetta)
Saat inspeksi, mantan Menko bidang Perekonomian ini bertemu dengan beberapa turis dari berbagai negara dan sejauh ini mereka masih membayar biaya pengeluaran visa on arrival. Bahkan, beberapa turis yang telah mengetahui kebijakan tersebut juga tetap dimintai biaya visa oleh petugas.
"Kami datangi beberapa turis, ada yang belum mengerti (bebas visa) tetap bayar USD30. Yang ngerti (bebas visa) juga ada yang komplain karena tetap ditagih. Jadi perlu sosialisasi betul kita bebas visa," imbuh dia.
Yasonna menuturkan, pada dasarnya sistem tersebut harusnya bersifat otomatis. Jadi, saat pemerintah memutuskan untuk membebaskan visa bagi 169 negara, maka secara otomatis saat mereka melancong ke Indonesia tidak perlu mengurus visa lagi.
Karena itu, dirinya berjanji akan mengecek kasus tersebut kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. "Di sistem harusnya otomatis, nanti saya cek sama Dirjen Imigrasi. Harusnya kan langsung, jadi 169 negara itu harusnya dikenakan," singkatnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/4/2016).
(Baca: Rizal Ramli Sidak, Menlu Retno Menjawab)
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli hari ini melakukan sidak di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, untuk memantau implementasi kebijakan bebas visa bagi 169 negara di dunia.
Dalam inspeksi tersebut, Rizal menemukan fakta bahwa ternyata banyak turis yang belum mengetahui kebijakan bebas visa, dan masih membayar biaya visa on arrival sebesar USD35.
Rizal mengatakan, masih banyak turis yang belum mengetahui bahwa Indonesia telah membebaskan visa kepada 169 negara. Karena itu, pihaknya akan mengirimkan surat kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk melakukan sosialisasi kepada negara tersebut terkait kebijakan bebas visa.
"Masih banyak yang belum tahu Indonesia bebas visa, kita minta deputi kirim surat ke Menlu agar ada sosialsiasi di negara yang kita berikan bebas visa, supaya mereka memahami ini," katanya di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
(Baca: Ini Temuan Rizal Ramli Saat Sidak di Bandara Soetta)
Saat inspeksi, mantan Menko bidang Perekonomian ini bertemu dengan beberapa turis dari berbagai negara dan sejauh ini mereka masih membayar biaya pengeluaran visa on arrival. Bahkan, beberapa turis yang telah mengetahui kebijakan tersebut juga tetap dimintai biaya visa oleh petugas.
"Kami datangi beberapa turis, ada yang belum mengerti (bebas visa) tetap bayar USD30. Yang ngerti (bebas visa) juga ada yang komplain karena tetap ditagih. Jadi perlu sosialisasi betul kita bebas visa," imbuh dia.
(ven)
Lihat Juga :