Sudirman Said Sindir Kinerja PLN Grasak Grusuk

Rabu, 27 April 2016 - 12:12 WIB
Sudirman Said Sindir...
Sudirman Said Sindir Kinerja PLN Grasak Grusuk
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melontarkan sindiran keras kepada PT PLN (Persero) terkait krisis listrik yang terjadi di Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Dia meminta PLN memperbaiki kinerja dan jangan baru bergerak saat situasi darurat.

Krisis listrik di Kepulauan Nias,‎ terjadi sejak Jumat (1/4/2016) lalu, lantaran tidak adanya pasokan listrik. Terjadi sengketa kontrak jual beli listrik antara PLN dengan pemilik PLTD American Power Rent (APR), sehingga menyebabkan listrik di wilayah tersebut padam.

"Kita enggak ingin masalah (krisis listrik) di Nias terulang. Sampai mati (listrik) baru grasak grusuk," katanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Menurutnya, BUMN kelistrikan tersebut jangan kerap mengirimkan sinyal yang salah (miss signal) kepada pasar (market). Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM berkomitmen membangun energi baru dan terbarukan ke depan, karena itu tarifnya harus ditata sedemikian rupa agar tidak terjadi sengketa.

"Jangan ada sesuatu yang kontradiksi dengan pemerintah. Kita ingin bangun energi baru dan terbarukan ke depan. Tarif di tata," imbuh dia.

Mantan Bos Pindad ini meminta agar direktur regional PLN dapat dilengkapi sumber daya, dengan begitu kantor regional yang dibentuk PLN di masing-masing wilayah dapat diberdayakan. Sehingga, tidak akan terjadi lagi masalah seperti di Nias.

"‎Ada baiknya direktur regional yang ada itu dilengkapi resources, sehingga kantor regional berdaya dan masalah di lapangan bisa diatasi. Kita enggak ingin masalah di Nias terulang," tandasnya.

Sekadar informasi, Kondisi listrik di Nias mulai normal sejak Selasa (12/4) setelah sengketa jual beli listrik antara PLN dengan APR terselesaikan dimediasi oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.

APR akhirnya kembali menghidupkan PLTD berkapasitas 20 MW dengan syarat PLN harus membayar tunggakan pembelian listrik sebesar Rp90 miliar selama setahun. PLN akhirnya menyanggupi dengan terlebih dahulu membayar separuh dari tunggakan kontrak jual beli selama setahun sebesar Rp45 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Antologi Kedua Pemikiran...
Antologi Kedua Pemikiran Sudirman Said, Bergerak dengan Kewajaran
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Sudirman Said Jadi Komut...
Sudirman Said Jadi Komut PT Transjakarta, Ini Penjelasan Pemprov DKI
Anies Tunjuk Sudirman...
Anies Tunjuk Sudirman Said Jadi Komisaris Utama Transjakarta
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
44 menit yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
51 menit yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
1 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
2 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
2 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Pembelian Token...
Jadwal Pembelian Token Listrik PLN Diskon 50 Persen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved