Rupiah Lesu, IHSG Siang Ini Masih Bertahan Menguat
Selasa, 03 Mei 2016 - 12:37 WIB
Rupiah Lesu, IHSG Siang Ini Masih Bertahan Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini bergerak negatif atau mulai terlihat melemah meski pada pembukaan tadi pagi menguat cukup tinggi. Pelemahan rupiah siang ini di tengah bertahannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.182/USD dibanding penutupan perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.159/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.180/USD dengan kisaran harian Rp13.118-Rp13.180/USD. Posisi tersebut melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.175/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.177/USD atau masih sedikit lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.180/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.162/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.192/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih terlihat menguat 21,03 poin atau 0,44% ke level 4.829,35. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 1,45 poin atau 0,24% ke level 4.838,58. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 30,26 poin atau 0,63% ke level 4.808,32.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas berada di jalur positif atau menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor keuangan yang menguat 1,39%. Sementar, sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang melemah 0,61%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,42 triliun dengan 2,61 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp218,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp978,56 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp759,60 miliar. Tercatat 173 saham menguat, 123 melemah dan 78 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.182/USD dibanding penutupan perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.159/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.180/USD dengan kisaran harian Rp13.118-Rp13.180/USD. Posisi tersebut melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.175/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.177/USD atau masih sedikit lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.180/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.162/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.192/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih terlihat menguat 21,03 poin atau 0,44% ke level 4.829,35. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 1,45 poin atau 0,24% ke level 4.838,58. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 30,26 poin atau 0,63% ke level 4.808,32.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas berada di jalur positif atau menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor keuangan yang menguat 1,39%. Sementar, sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang melemah 0,61%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,42 triliun dengan 2,61 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp218,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp978,56 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp759,60 miliar. Tercatat 173 saham menguat, 123 melemah dan 78 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).
(izz)
Lihat Juga :