Pelabuhan Patimban Bakal Timbulkan Persaingan Tak Sehat

Selasa, 03 Mei 2016 - 19:24 WIB
Pelabuhan Patimban Bakal...
Pelabuhan Patimban Bakal Timbulkan Persaingan Tak Sehat
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah membangun Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat sebagai pelabuhan utama atau internasional dinilai Direktur Eksekutif National Maritime Institute ‎Siswanto Rusdi justru, akan menyebabkan benturan dan pertarungan tidak sehat antar pelabuhan. Alasannya karena letak lokasi Pelabuhan Patimban yang berada di pertengahan antara Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

(Baca Juga: Dihentikan JK, Jokowi Geser Pelabuhan Cilamaya ke Patimban)

Lanjut dia selain letaknya yang berdekatan, tiga pelabuhan tersebut juga dibangun dengan fasilitas yang sama yakni pelabuhan kontainer dan ada terminal untuk tujuan umum (general purpose terminal). Akibatnya, konsumen yang ada di tiga pelabuhan utama tersebut akan pecah.

"Apa yang akan terjadi adalah pertarungan tidak sehat antara pelabuhan. Agak ke timur Patimban itu ada Semarang, kemudian di sebelah baratnya ada Tanjung Priok. Walhasil, pecah customernya Semarang, customernya Tanjung Priok pecah," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (3/5/2016).

(Baca Juga: Pelabuhan Patimban Bakal Disulap Jadi Sekelas Tanjung Priok)

Dia menambahkan tidak memungkiri, dibangunnya pengganti Pelabuhan Cilamaya tersebut juga akan menciptakan kompetisi antar pelabuhan. Namun, di sisi lain hal tersebut justru membuat kehidupan pelabuhan semakin tidak berdaya saing.

"Tanjung Priok terkikis muatannya, Semarang terkikis muatannya. Belum tentu Patimban juga bisa sehat, karena ada Priok dan Semarang," imbuh dia.

Menurutnya, pemerintah perlu mengkaji secara seksama untung dan rugi pembangunan pelabuhan ekspor dan impor tersebut. Pasalnya, membangun pelabuhan baru tidak serta merta menurunkan ongkos logistik di Tanah Air.

"Jadi saya melihat, membangun pelabuhan baru itu tidak serta merta menurunkan ongkos logistik. Itu asumsi yang perlu kita cek begitu pelabuhannya itu berdiri. Tapi begitu kita salah, ruginya besar," tandasnya.

Sebagai informasi pemerintah telah memutuskan untuk menggeser pembangunan pelabuhan di kawasan Cilamaya, Jawa Barat ke lokasi baru di Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pelabuhan tersebut nantinya akan dijadikan pelabuhan utama di wilayah Pantai Utara Jawa Barat, dan akan disulap menjadi pelabuhan ekspor-impor seperti Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menuturkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui untuk membangun satu pelabuhan besar dan utama di wilayah Pantai Utara, Jawa Barat. Kapasitas pelabuhan tersebut diusulkan sekitar 7,5 juta TEUs (twenty foot equivalent unit) dan untuk 250 ribu kendaraan.

"Kapasitasnya itu diusulkan sekitar 7,5 juta teus plus 250 ribu mobil. Jadi ini adalah terminal kendaraan. Kalau terminal kendaraan itu kira-kira empat kali dari kapasitas kalau dalam bentuk kontainer. Karena kendaraan enggak bisa ditumpuk," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kang Jimat Mulai Bangun...
Kang Jimat Mulai Bangun Jalan Patimban-Cilamaya
Kerusakan DAS Cilamaya...
Kerusakan DAS Cilamaya Jadi Perhatian Serius Pemprov Jabar
Tim Khusus Tindak Tegas...
Tim Khusus Tindak Tegas Perusak Daerah Aliran Sungai Cilamaya
Tambah Kapasitas PLTS,...
Tambah Kapasitas PLTS, Pertamina NRE Dukung Pertanian di Cilamaya
24 Sekolah Dasar di...
24 Sekolah Dasar di Cilamaya Kulon Karawang Simulasi Jelang PTM
Kilang LPG Cilamaya...
Kilang LPG Cilamaya Siap Beroperasi, Perkuat Program Substitusi Impor dan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
24 menit yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
38 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
1 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
2 jam yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
2 jam yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved