IHSG Balik Memerah, Rupiah Siang Ini Masih Belum Bergairah
Selasa, 10 Mei 2016 - 12:34 WIB
IHSG Balik Memerah, Rupiah Siang Ini Masih Belum Bergairah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini masih tercatat lesu. Pelemahan rupiah siang ini di tengah berbalik melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.320/USD dengan kisaran harian Rp13.310-Rp13.395/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.310/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.325/USD atau masih memburuk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.312/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini tercatat semakin terpuruk dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.284/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.315/USD dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level Rp13.314/USD.
Sementara, IHSG sesi I melemah 2,58 poin atau 0,05% ke level 4.746,73. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik 0,49 poin atau 0,01% ke level 4.749,80. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup berkurang 73,28 poin atau 1,52% ke level 4.749,31.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor pertambangan yang melemah 1,58%. Sementar, sektor yang menguat adalah aneka industri yang naik 0,95%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,78 triliun dengan 2,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp50,77 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,34 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,29 triliun. Tercatat 108 saham menguat, 156 melemah dan 81 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.320/USD dengan kisaran harian Rp13.310-Rp13.395/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.310/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.325/USD atau masih memburuk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.312/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini tercatat semakin terpuruk dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.284/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.315/USD dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level Rp13.314/USD.
Sementara, IHSG sesi I melemah 2,58 poin atau 0,05% ke level 4.746,73. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik 0,49 poin atau 0,01% ke level 4.749,80. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup berkurang 73,28 poin atau 1,52% ke level 4.749,31.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor pertambangan yang melemah 1,58%. Sementar, sektor yang menguat adalah aneka industri yang naik 0,95%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,78 triliun dengan 2,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp50,77 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,34 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,29 triliun. Tercatat 108 saham menguat, 156 melemah dan 81 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
(izz)
Lihat Juga :