Ekonom Nilai Indonesia Tonggak Utama MEA

Kamis, 12 Mei 2016 - 20:32 WIB
Ekonom Nilai Indonesia...
Ekonom Nilai Indonesia Tonggak Utama MEA
A A A
JAKARTA - Ekonom HSBC Su Sian Liam mengatakan, Indonesia merupakan tonggak utama atas diselenggarakannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Fungsinya untuk memberikan kontribusi terhadap tujuan kemakmuran semua negara kawasan.

"MEA membuka kesempatan bagi dunia usaha di seluruh wilayah untuk saling berjejaring, dan menuai keuntungan. Penting untuk memanfaatkan potensi besar ini," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Meski demikian, belum pulihnya perekonomian China akan tetap memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi di wilayah Asia Tenggara. Sebab, turunnya permintaan ekspor dan investasi yang menurun.

Menurutnya, reformasi struktural menjadi hal penting dalam menghadapi era MEA, misalnya stimulus kemudahan di sektor investasi. Sehingga, investor juga tidak akan ragu untuk menanamkan modalnya di dalam negeri.

"Banyak langkah dan peraturan konkret yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa birokrasi dan regulasi yang ada tidak menghambat bisnis," katanya.

Sementara, Country Manager & Chief Executive HSBC Indonesia Sumit Dutta mengungkapkan, Asia Tenggara hingga saat ini masih menjadi wilayah paling dinamis dan berkembang pesat. Terutama Indonesia yang merupakan kekuatan dominan dengan kontribusi 35% dari total produk domestik bruto (PDB) ASEAN.

"Indonesia bisa memainkan peran penting dalam liberalisasi arus barang, jasa, modal dan ujung-ujungnya untuk meningkatkan daya saing," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
36 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
51 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved