IHSG Tertahan di Zona Merah, Rupiah Sesi Siang Makin Anjlok
Jum'at, 13 Mei 2016 - 12:04 WIB
IHSG Tertahan di Zona Merah, Rupiah Sesi Siang Makin Anjlok
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I makin anjlok di kisaran level Rp13.300/USD. Kemerosotan rupiah melengkapi kejatuhan IHSG siang ini yang sulit keluar dari zona merah.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.313/USD dengan kisaran harian Rp13.298-Rp13.339/USD. Dibandingkan posisi kemarin di level Rp13.299/USD, posisi rupiah turun cukup dalam sebesar 14 poin.
Pelemahan rupiah juga terlihat menurut data Sindonews bersumber dari Limas yang siang hari ini masih berada di level Rp13.335/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.300/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah juga berada di tren negatif yakni Rp13.320/USD dengan kisaran harian Rp13.293-Rp13.335/USD. Posisi tersebut menyusut dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.280/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terparkir pada level Rp13.311/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.299/USD.
Adapun IHSG sesi I masih melemah 30,84 poin atau 0,64% ke level 4.772,48. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 3,29 poin atau 0,07% ke level 4.800,04. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 3,36 poin atau 0,07% ke level 4.803,32
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini ambruk, tanpa satupun memperoleh keuntungan. Sektor dengan pelemahan paling dalam adalah industri dasar anjlok 2,49% diikuti sektor aneka industri yang turun tajam minus 2,26%
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) serta PT First Media Tbk. (KBLV). Sedangkan untuk saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.313/USD dengan kisaran harian Rp13.298-Rp13.339/USD. Dibandingkan posisi kemarin di level Rp13.299/USD, posisi rupiah turun cukup dalam sebesar 14 poin.
Pelemahan rupiah juga terlihat menurut data Sindonews bersumber dari Limas yang siang hari ini masih berada di level Rp13.335/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.300/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah juga berada di tren negatif yakni Rp13.320/USD dengan kisaran harian Rp13.293-Rp13.335/USD. Posisi tersebut menyusut dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.280/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terparkir pada level Rp13.311/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.299/USD.
Adapun IHSG sesi I masih melemah 30,84 poin atau 0,64% ke level 4.772,48. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 3,29 poin atau 0,07% ke level 4.800,04. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 3,36 poin atau 0,07% ke level 4.803,32
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini ambruk, tanpa satupun memperoleh keuntungan. Sektor dengan pelemahan paling dalam adalah industri dasar anjlok 2,49% diikuti sektor aneka industri yang turun tajam minus 2,26%
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) serta PT First Media Tbk. (KBLV). Sedangkan untuk saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI).
(akr)
Lihat Juga :