Menteri ESDM Akui Proyek Listrik 35 Ribu MW Berjalan Lamban

Jum'at, 13 Mei 2016 - 17:31 WIB
Menteri ESDM Akui Proyek...
Menteri ESDM Akui Proyek Listrik 35 Ribu MW Berjalan Lamban
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengakui bila eksekusi mega proyek listrik 35000 mega watt (MW) menemui banyak hambatan, meski begitu dia optimis rencana besar pemerintah itu bisa berjalan. Dia juga mengingatkan bahwa pembangunan proyek tersebut harus diputuskan secara teliti dan mendetail berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan.

Menurutnya proyek listrik berkapasitas 35 ribu MW mengalami pelambatan dalam hal eksekusi, meski kebijakan pemerintah memberi ruang luas untuk melakukan percepatan pembangunan. "Dieksekusi itu memang banyak hambatan," jelas dia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/5/2016).

Terkait arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan evaluasi, dia menerangkan siap melakukannya secara menyeluruh. Lebih lanjut dia menerangkan bahwa Presiden menekankan agar realisasi pembangunan proyek tersebut harus sudah terbangun di daerah agar bisa dinikmati masyarakat luas.

"Seperti pesan Presiden. Lebih cepat mengambil keputusan, pengadaan dilakukan di daerah supaya lebih cepat," tandasnya.

Sebelumnya Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir mengakui bahwa keinginan pemerintah untuk membangun proyek kelistrikan dengan kapasitas 35.000 megawatt bukan pekerjaan mudah. Apalagi, dirinya sebagai orang nomor satu di PLN tidak memiliki latar belakang kelistrikan.

Mantan Bos BRI ini menyebutkan, saat ini listrik per kapita masyarakat Indonesia masih sangat rendah yaitu sekitar 780 kilowatt hour (kWh). Sementara, negara-negara di ASEAN lainnya sudah jauh di atas Indonesia.

"‎(Listrik per kapita negara ASEAN) ada yang 1.000 kWh, 2.000 kWh, bahkan ada yang 4.000 kWh lebih. Dan itu juga tentunya diikuti pertumbuhan income per kapita masyarakat kita. Mereka dulu punya kulkas sekarang punya. Tingkat kehidupan pun bertambah," imbuh dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
9 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
18 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
31 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Infografis
Didepak dari Proyek...
Didepak dari Proyek F-35, Turki Prioritaskan Produksi TF-X
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved