Rupiah Membaik, IHSG Masih Belum Beranjak dari Zona Merah
Senin, 16 Mei 2016 - 12:39 WIB
Rupiah Membaik, IHSG Masih Belum Beranjak dari Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini mulai membaik. Penguatan rupiah siang ini di tengah masih memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.314/USD dengan kisaran harian Rp13.314-Rp13.340/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.320/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.317/USD atau juga lebih baik dari dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.325/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat menguat ke level Rp13.320/USD dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level Rp13.325/USD.
Di sisi lain, berdasarkan urs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka melemah pagi ini pada level Rp13.328/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.311/USD.
Sementara, IHSG sesi I melemah 28,60 poin atau 0,60% ke level 4.733,12. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 17,01 poin atau 0,38% ke level 4.743,53. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup berkurang 41,61 poin atau 0,87% ke level 4.761,71.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini hampir semuanya berada di wilayah negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor aneka industri yang melemah 2,26%. Sementara, sektor yang menguat hanya infrastruktur yang naik 0,90%.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), dan PT Baramulti Sukses Sarana Tbk (BSSR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.314/USD dengan kisaran harian Rp13.314-Rp13.340/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.320/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di level Rp13.317/USD atau juga lebih baik dari dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.325/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat menguat ke level Rp13.320/USD dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level Rp13.325/USD.
Di sisi lain, berdasarkan urs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka melemah pagi ini pada level Rp13.328/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.311/USD.
Sementara, IHSG sesi I melemah 28,60 poin atau 0,60% ke level 4.733,12. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 17,01 poin atau 0,38% ke level 4.743,53. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup berkurang 41,61 poin atau 0,87% ke level 4.761,71.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini hampir semuanya berada di wilayah negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor aneka industri yang melemah 2,26%. Sementara, sektor yang menguat hanya infrastruktur yang naik 0,90%.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), dan PT Baramulti Sukses Sarana Tbk (BSSR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).
(izz)
Lihat Juga :