Emas Dunia Naik Tipis, Harga Emas Antam Stagnan

Selasa, 17 Mei 2016 - 10:38 WIB
Emas Dunia Naik Tipis,...
Emas Dunia Naik Tipis, Harga Emas Antam Stagnan
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada awal perdagangan hari ini naik setelah pada akhir pekan kemarin mengalami penurunan. Kenaikan harga emas Antam hari ini seiring dengan naiknya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa (17/5/2016) harga jual emas di Gedung Antam stagnan dari hari sebelumnya di level Rp596.000/gram. Begitu juga dengan harga buyback tetap di level Rp533.000/gram.

Sementara, harga emas di Pulogadung tidak bergerak dari kemarin di posisi Rp586.000/gram, dan harga emas di Gedung Sarinah juga tetap di level Rp596.000/gram.

Harga emas di gedung Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.152.000, dengan harga per gram Rp576.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.710.000 dengan harga per gram Rp570.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.268.000 dengan harga per gram Rp567.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.835.000 dengan harga per gram Rp567.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.595.000, dengan harga per gram Rp559.500. Harga emas 25 gram Rp13.850.000 dengan harga per gram Rp554.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.550.000, dengan harga per gram Rp551.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp54.925.000, dengan harga per gram Rp549.250. Harga emas 250 gram mencapai Rp136.925.000, dengan harga per gram Rp547.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp273.475.000 dengan harga per gram Rp546.950.

Dilansir Reuters, Selasa (17/5/2016), harga emas dunia naik tipis namun, kenaikan safe haven logam terbatas oleh menguatnya USD dan saham Asia pulih dari posisi terendah dua bulan.

Harga emas di pasar spot hari ini naik 0,25% menjadi USD1.276,70 per ons pada pukul 00.41 GMT dan harga emas AS naik 0,32% menjadi USD1.278,30 per ons.

USD menguat hari ini karena pemulihan harga minyak mentah dan hasil treasury AS, serta permintaan berkurangnya yen sebagai safe-haven. Saham Asia pulih dari posisi terendah dalam dua bulan setelah saham Apel Corp rebound dan harga minyak naik mendorong Wall Street.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1%, memperpanjang pemulihan dari dua bulan yang ditetapkan rendah pada Jumat. Nikkei Jepang
naik sekitar 1,0%.

Emas telah naik 20% tahun ini karena spekulasi bahwa Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve telah memperlambat laju peningkatan suku bunga.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
5 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
6 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
6 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved