Imbas Kebakaran Dahsyat, Produksi Minyak Kanada Rugi USD760 Juta
Rabu, 18 Mei 2016 - 16:31 WIB
Imbas Kebakaran Dahsyat, Produksi Minyak Kanada Rugi USD760 Juta
A
A
A
ALBERTA - Kebakaran dahsyat yang melanda Kanada, tepatnya pada kota penghasil minyak yakni Fort McMurray dilaporkan telah menimbulkan kerugian sebesar USD760 juta atau sekitar Rp10,17 triliun (kurs Rp13.300/USD) akibatnya terhentinya produksi. Analis juga menerangkan kebakatan hebat itu menghilangkan sedikitnya 1,2 juta barel minyak per hari setelah produksi terhenti selama dua pekan.
Dilansir BBC News, Rabu (18/5/2016) jumlahnya setara dengan 0,33% dari Produk Domestik Bruto (PDB) provinsi Alberta yang diproyeksi tahun ini, serta 0,06% dari prediksi PDB negara. "Ini adalah jumlah yang sangat besar. Industri ini (minyak) sudah merasakan dampak dari rendahnya harga pada kuartal pertama tahun ini," jelas seorang analis IHS Energy Kevin Birn.
Meski begitu analis dari organisasi riset ekonomi Dewan konferensi di Kanada, mengatakan kondisi ini tidak akan berdampak minim terhadap ekonomi nasional. Menurutnya perusahaan yang terkena dampak kebakaran hebat tersebut di antaranya yakni perusahaan-perusahaan energi terbesar di dunia, serya diyakini akan bergerak cepat untuk memulihkan fasilitas secepat mungkin.
"Beberapa fasilitas sudah dimulai selesai dan siap kembali produksi. Tapi sebelum kembali berdiri, mereka akan mengevaluasi soal pekerja. Ada ramalan bahwa akhir pekan ini, mudah-mudahan semuanya akan rampung," ucap dia.
(Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak Terimbas Kebakaran Besar di Kanada)
Dalam insiden kebakaran hebat itu, api mencakup seluas 3,527 sq km (1,366 mil persegi) dan kondisi ini menjadi sangat berbahaya bagi para petugas pemadam Fort McMurray. "Kita tidak akan membuat orang-orang kembali ke sana, sampai kita tahu akan aman," jelas petinggi Kanada.
Dilansir BBC News, Rabu (18/5/2016) jumlahnya setara dengan 0,33% dari Produk Domestik Bruto (PDB) provinsi Alberta yang diproyeksi tahun ini, serta 0,06% dari prediksi PDB negara. "Ini adalah jumlah yang sangat besar. Industri ini (minyak) sudah merasakan dampak dari rendahnya harga pada kuartal pertama tahun ini," jelas seorang analis IHS Energy Kevin Birn.
Meski begitu analis dari organisasi riset ekonomi Dewan konferensi di Kanada, mengatakan kondisi ini tidak akan berdampak minim terhadap ekonomi nasional. Menurutnya perusahaan yang terkena dampak kebakaran hebat tersebut di antaranya yakni perusahaan-perusahaan energi terbesar di dunia, serya diyakini akan bergerak cepat untuk memulihkan fasilitas secepat mungkin.
"Beberapa fasilitas sudah dimulai selesai dan siap kembali produksi. Tapi sebelum kembali berdiri, mereka akan mengevaluasi soal pekerja. Ada ramalan bahwa akhir pekan ini, mudah-mudahan semuanya akan rampung," ucap dia.
(Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak Terimbas Kebakaran Besar di Kanada)
Dalam insiden kebakaran hebat itu, api mencakup seluas 3,527 sq km (1,366 mil persegi) dan kondisi ini menjadi sangat berbahaya bagi para petugas pemadam Fort McMurray. "Kita tidak akan membuat orang-orang kembali ke sana, sampai kita tahu akan aman," jelas petinggi Kanada.
(akr)
Lihat Juga :