IHSG Dibuka Terkoreksi 0,89 Poin ke Level 4.733,47
Kamis, 19 Mei 2016 - 09:49 WIB
IHSG Dibuka Terkoreksi 0,89 Poin ke Level 4.733,47
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan pada pembukaan perdagangan Kamis (19/5/2016) terkoreksi sebesar 0,89 poin atau 0,02% ke level 4.733,47. Padahal pada pada penutupan Rabu (18/5), indeks menguat 5,2 poin atau 0,11% menjadi 4.734,36.
Indeks kembali tertekan karena sentiment bursa regional pasca risalah The Fed yang akan menaikkan suku bunga. Selain itu, analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya mengatakan investor menunggu hasil RDG BI berupa keputusan tingkat suku bunga acuan (BI Rate).
Sebanyak sembilan dari 10 sektor saham menyeret IHSG ke zona merah. Sektor konstruksi memimpin penurunan 0,82%. Sementara sektor yang hijau adalah keuangan dengan naik 0,35%.
Adapun top gainers saham adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Sementara saham yang melemah adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
Sementara itu, bursa global dibuka variatif. Indeks acuan Jepang, Nikkei dibuka menguat 13,78 poin alias 0,08% menjadi 16.658,47. Hang Seng jatuh 152,30 poin alias 0,77% menjadi 19.674,11, Australia S&P / ASX 200 terjerembab 33 poin alias 0,62% menjadi 5.323,20. Kospi Korea Selatan melemah 13,01 poin alias 0,66% menjadi 1.943,72.
Hal ini seiring investor mencermati rilis Fed Minutes yang mengindikasikan adanya potensi kenaikan Fed Fund Rate pada Juni jika ekonomi AS membaik.
Indeks kembali tertekan karena sentiment bursa regional pasca risalah The Fed yang akan menaikkan suku bunga. Selain itu, analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya mengatakan investor menunggu hasil RDG BI berupa keputusan tingkat suku bunga acuan (BI Rate).
Sebanyak sembilan dari 10 sektor saham menyeret IHSG ke zona merah. Sektor konstruksi memimpin penurunan 0,82%. Sementara sektor yang hijau adalah keuangan dengan naik 0,35%.
Adapun top gainers saham adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Sementara saham yang melemah adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
Sementara itu, bursa global dibuka variatif. Indeks acuan Jepang, Nikkei dibuka menguat 13,78 poin alias 0,08% menjadi 16.658,47. Hang Seng jatuh 152,30 poin alias 0,77% menjadi 19.674,11, Australia S&P / ASX 200 terjerembab 33 poin alias 0,62% menjadi 5.323,20. Kospi Korea Selatan melemah 13,01 poin alias 0,66% menjadi 1.943,72.
Hal ini seiring investor mencermati rilis Fed Minutes yang mengindikasikan adanya potensi kenaikan Fed Fund Rate pada Juni jika ekonomi AS membaik.
(ven)
Lihat Juga :