KKP Beri Bantuan Rp400 Juta Bangun Pabrik Pakan Ikan Mini

Rabu, 25 Mei 2016 - 12:48 WIB
KKP Beri Bantuan Rp400...
KKP Beri Bantuan Rp400 Juta Bangun Pabrik Pakan Ikan Mini
A A A
BANJARBARU - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP memberikan bantuan peralatan dan mesin senilai Rp400 juta untuk membangun pabrik pakan ikan mini oleh kelompok masyarakat budidaya ikan. Hal ini dilakukan mengingat keberadaan pakan ikan cukup langka dan mahal di Tanah Air.

(Baca: Perkuat Pasokan Pakan Ikan, KKP Bangun Pabrik Mini di Banjarbaru)

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto menuturkan, melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri, pemerintah mendorong masyarakat untuk membuat pakan ikan secara mandiri. Atas bantuan tersebut, masyarakat yang tergabung dalam kelompok masyarakat pembudidaya ikan dapat memproduksi 50 kg pakan ikan per jam.

"Mereka lebih simpel (pabrik pakan ikannya). Di sini juga tempat untuk pelatihannya, membuat formulasinya dan mencari bahan baku, identifikasi, menganalisa termasuk sistem permesinan. Tapi aplikasi di masyarakat lebih sederhana lagi, di sini kapasitas 200 kg per jam. Kan kalau masyarakat sekitar 50 kg per jam," katanya di BPBAT Mandiangin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (25/5/2016).

Dia menjelaskan, dari bantuan Rp400 juta tersebut KKP akan menyediakan peralatan dan mesin, serta bahan baku untuk satu periode. "Selebihnya, kelompok sendiri yang akan mengoperasionalkan," imbuh Slamet.

(Baca: Pabrik Pakan Mandiri Pangkas Ongkos Budidaya Ikan hingga 60%)

Menurutnya, persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan tersebut adalah kelompok masyarakat itu harus memiliki legalitas jelas dan berbadan hukum. Selain itu, kelompok tersebut juga harus memiliki sarana lahan untuk bangunannya.

"Karena, kita memberikan alat dan mesinnya saja. Ada juga, mudah untuk mendapatkan BBM dan listriknya," ujarnya.

Sebelum mengoperasikan alat-alat tersebut, masyarakat harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu. "Pelatihan itu juga menyangkut bagaimana mengoperasionalkan mesin, merawat, mencari formulasi yang efisien, dan mencari bahan baku, menganalisa, serta menyimpan," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
3 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
3 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
4 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
4 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
5 jam yang lalu
Infografis
Kabar Gembira, 21,6...
Kabar Gembira, 21,6 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Beras 10 Kg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved