Jumlah Transaksi Layanan CMS BRI Melonjak 600%

Kamis, 26 Mei 2016 - 00:13 WIB
Jumlah Transaksi Layanan...
Jumlah Transaksi Layanan CMS BRI Melonjak 600%
A A A
JAKARTA - Jumlah institusi yang menggunakan jasa layanan perbankan Cash Management System (CMS) BRI terus bertambah. Hingga akhir Maret 2016, sebanyak 9.048 institusi telah bekerja sama dengan Bank BRI terkait penyediaan jasa layanan CMS.

CMS BRI merupakan produk perbankan yang dipersembahkan untuk seluruh institusi bisnis dan non bisnis yang menjadi nasabah BRI, berupa layanan sistem pengelolaan keuangan berbasis internet yang terintegrasi. Dengan CMS BRI, nasabah dapat melakukan pengelolaan keuangannya secara swalayan dan real time online.

CMS BRI merupakan salah satu wujud komitmen BRI dalam membantu nasabah untuk mengoptimalkan kinerja keuangannya.

"Dapat digunakan kapan saja dan dimana saja melalui internet yang tersentralisasi di bawah satu URL, yakni https://ibank.bri.co.id," kata Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso di Jakarta, Rabu (25/5/2016).

Keunggulan lainnya, pemanfaatan CMS BRI tidak melalui SMS (soft-token), namun menggunakan hard-token, sehingga konektivitasnya lebih terjamin dan bebas biaya komunikasi terutama di luar negeri.

Tak hanya itu, konfigurabilitasnya yang tinggi, serta keamanan yang lebih akomodatif untuk organisasi atau perusahaan dengan struktur organisasi yang lebih kompleks, menjadikan produk layanan BRI ini banyak diminati perusahaan-perusahaan besar.

Dalam mendukung program pemerintah untuk taat bayar pajak, CMS BRI juga mengembangkan fitur berupa payment and purchase, yaitu pembayaran e-tax MPN Gen 2.

Pengembangan terbaru ini dapat mengakomodasi pembuatan kode billing langsung dari CMS BRI (create billing) maupun menggunakan kode billing yang dibuat di website Direktorat Jendral Pajak atau Direktorat Jendral Perbendaharaan & Anggaran (input billing).

Sebagaimana diketahui, MPN Gen 2 atau Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua merupakan penyempurnaan dari aplikasi Modul Penerimaan Negara Generasi 1 yang selama ini telah digunakan Wajib Pajak, Wajib Bayar, dan Wajib Setor dalam melaksanakan salah satu kewajibannya terhadap negara, yaitu pembayaran pajak, PNBP, Bea-Cukai, dan sejenisnya.

Menurut Hari Siaga, dengan berbagai keunggulan tersebut, jumlah transaksi yang menggunakan layanan CMS BRI melonjak 600%, dari 1,80 juta transaksi di triwulan I 2015 menjadi 7,51 juta transaksi di triwulan I 2016, dengan volume transaksi mencapai lebih dari Rp94,84 triliun serta dana kelolaan yang berjumlah lebih dari Rp90,12 triliun.

"Mengingat kebutuhan akan CMS yang terus meningkat, Bank BRI menargetkan jumlah perusahaan yang menggunakan layanan CMS BRI hingga akhir tahun 2016 nanti dapat mencapai 20.740 perusahaan. Atau ditargetkan tumbuh 257% yoy, " ujar Hari.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
6 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved