Rupiah Siang Lanjutkan Tren Positif, IHSG ke Zona Merah
Kamis, 26 Mei 2016 - 12:38 WIB
Rupiah Siang Lanjutkan Tren Positif, IHSG ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini masih melanjutkan tren positif dengan kecenderungan menguat terbatas. Membaiknya mata uang Garuda terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk ke zona merah setelah sempat menghijau pada sesi pagi tadi.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat menguat ke level Rp13.601/USD dengan kisaran harian Rp13.592-Rp13.634/USD. Dibandingkan kemarin rupiah membaik dengan kenaikan sebesar 36 poin dari sebelumnya Rp13.637/USD
Posisi rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas, siang ini terparkir pada posisi Rp13.602/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.642/USD.
Menurut data Yahoo Finance siang ini memperlihatkan, rupiah berada di level Rp13.600/USD dengan kisaran harian Rp13.595-Rp13.618/USD. Posisi tersebut menguat dari penutupan kemarin Rp13.640/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.615/USD. Posisi ini tercatat semakin baik dari posisi kemarin di level Rp13.671/USD.
Sementara IHSG sesi I terpeleset ke zona merah atau melemah 7,54 poin atau 0,16% ke level 4.765,44. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, bertambah 7,43 poin atau 0,16% ke level 4.780,40. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 62,19 poin atau 1,32% ke level 4.772,98.
Sektor saham di dalam negeri pada siang ini mayoritas negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumen yang turun 0,80%. Sementara, sektor yang menguat yakni pertanian melonjak 1,39%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,87 triliun dengan 1,95 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp138,9 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp507,6 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp646,6 miliar. Tercatat 150 saham naik, 118 melemah dan 100 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Polaris Investama Tbk (PLAS). Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) serta PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat menguat ke level Rp13.601/USD dengan kisaran harian Rp13.592-Rp13.634/USD. Dibandingkan kemarin rupiah membaik dengan kenaikan sebesar 36 poin dari sebelumnya Rp13.637/USD
Posisi rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas, siang ini terparkir pada posisi Rp13.602/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.642/USD.
Menurut data Yahoo Finance siang ini memperlihatkan, rupiah berada di level Rp13.600/USD dengan kisaran harian Rp13.595-Rp13.618/USD. Posisi tersebut menguat dari penutupan kemarin Rp13.640/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.615/USD. Posisi ini tercatat semakin baik dari posisi kemarin di level Rp13.671/USD.
Sementara IHSG sesi I terpeleset ke zona merah atau melemah 7,54 poin atau 0,16% ke level 4.765,44. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, bertambah 7,43 poin atau 0,16% ke level 4.780,40. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 62,19 poin atau 1,32% ke level 4.772,98.
Sektor saham di dalam negeri pada siang ini mayoritas negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumen yang turun 0,80%. Sementara, sektor yang menguat yakni pertanian melonjak 1,39%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,87 triliun dengan 1,95 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp138,9 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp507,6 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp646,6 miliar. Tercatat 150 saham naik, 118 melemah dan 100 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Polaris Investama Tbk (PLAS). Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) serta PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF).
(akr)
Lihat Juga :